Petr Cech di Antara Ospina dan Szczesny

petr-cech

London, SN
Di usianya yang sudah 33 tahun Petr Cech masih menjanjikan banyak hal untuk Arsenal. Statistik menunjukkan dia menjadi salah satu kiper terbaik di Premier League saat ini, melebihi David Ospina dan Wojciech Szczesny.

Kedatangan Thibaut Courtois di Stamford Bridge pada musim panas 2014 membuat Cech kehilangan tempat yang sudah 10 tahun dia miliki sebagai kiper nomor satu Chelsea. Tak ada yang menilai buruk penampilan Cech, namun kecemerlangan Courtouis di Atletico Madrid membuat Jose Mourinho langsung memberikan posisi kiper nomor satu pada pemuda asal Belgia itu.

Alhasil Cech cuma dapat jatah tujuh kali bermain di Premier League 2014/2015.

Meski cuma sedikit dapat kesempatan, Cech masih membuktikan kalau dia masih jauh dari habis. Statistik Squawka menunjukkan kalau dalam tujuh penampilan di Liga Inggris tersebut dia mencatatkan empat clean sheet. Prosentase penyelamatannya juga masih sangat tinggi yakni sampai 88,9%, selain itu Cech juga tercatat membuat nol kesalahan yang berujung lahirnya attempt ke arah gawangnya.

Baca Juga :   Kandaskan Mura, Tim Sepakbola Pagaralam Tembus Partai Final

Datang ke Arsenal dengan statistik seperti itu, Cech dipercaya akan langsung jadi pilihan utama Arsene Wenger di bawah mistar gawang. Faktanya angka-angka Cech memang masih lebih baik dibanding dua kiper utama The Gunners saat ini: David Ospina dan Wojciech Szczesny.

Ospina dan Szczesny berbagi jatah mengawal gawang Arsenal di Premier League musim ini. Si kiper Kolombia tampil dalam 18 pertandingan, sedangkan si penjaga gawang Polandia bermain di 17 kesempatan.

Dari 18 pertandingan, Ospina mencatatkan delapan celan sheet dengan prosentase penyelamatan mencapai 80,7% dan membuat satu kesalahan yang berujung datangnya attempt ke arah dia.

Sementara Szczesny punya rekor yang lebih buruk. Di 17 penampilan dia cuma membuat tiga clean sheet, dengan prosentase penyelamatan 67,2% dan membuat enam kesalahan yang berujung datangnya attempt ke arah gawangnya.

Baca Juga :   Piala Asia 2018, Timnas U-16 Bertolak ke Malaysia

“Anda bisa berdebat kalau mereka kesulitan pada posisi penjaga gawang setelah Jens Lehmann dan David Seaman. Itu adalah perjuangan untuk memenangi gelar tanpa kiper hebat. Perjuangan yang berat. Ospina mungkin kiper yang bagus dan sudah bekerja dengan baik, tapi dia bukan nomor satu dan mereka butuh kiper top. Mereka butuh kiper yang bisa menyelamatkan poin untuk tim,” ucap Gary Neville menganalisa komposisi kiper Arsenal seperti dikutip dari Skysports. (din/a2s)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Pesan Perpisahan Messi untuk Vidal

Jakarta, KoranSN Lionel Messi menuliskan sebuah pesan perpisahan kepada Arturo Vidal menyusul kepindahan sang gelandang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.