Petugas Sita Mie & Cincau Berformalin



SITAAN – Petugas saat menunjukkan sitaan mie dan cincau yang mengandung formalin. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Tiga kantong mie dan cincau mengandung formalin yang dijual di Pasar Kayuagung, Senin siang (22/5/2017) disita petugas gabungan Dinas Perdagangan, Dinas Kesehatan dan polisi saat Sidak. Bahan makanan itu disita karena hasil uji mengandung formalin 100 persen.

Kepala Dinas Perdagangan OKI, S Sudiyanto Djakfar SSos MSi mengatakan, Sidak dilakukan setelah mendapat informasi yang berkembang di masyarakat.

“Informasi itu yakni menjelang Ramadhan harga bahan pokok mulai naik. Setelah kami cek, ternyata hanya cabai keriting dan bawang putih yang naik Rp 55-60 ribu, telur Rp 19 ribu, komoditi yang lain masih fluktuatif,” ujar Sudiyanto.

Baca Juga :   Rumah Ibadah & Jalan Raya di Kayuagung Disemprot Disinfektan

Pihaknya sengaja mengajak Dinas Kesehatan dan pihak kepolisian untuk melihat apakah ada bahan makanan yang berformalin atau ada penimbunan bahan pokok. “Dari hasil pemeriksaan, ada 1 pedagang yang menjual mie basah dan cincau berformalin. Mereka sudah kami peringati,” ujarnya.

Kepala Dinas Kesehatan OKI, HM Lubis SKM MKes melalui Kabid Yankes, dr Heri menambahkan, pihaknya telah memeriksa bahan makanan yang dijual seperti mie basah, cincau, tahu dan ikan asin. Menurut dia, dengan ditemukannya mie dan cincau mengandung formalin di Pasar Kayuagung itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat tidak resah.

Baca Juga :   Bupati OKU Timur Hadiri Penandatangan MoU Pencegahan Perkawinan Anak

“Karena masih banyak mie dan cincau yang tidak ada formalinnya dan masyarakat harus bisa membedakan mie basah atau cincau yang mengandung formalin atau tidak,” pinta dia.

Mie basah yang mengandung formalin bisa diihat yakni mie tersebut lebih kenyal dan kalau tahu berfomalin teksturnya lebih keras. (iso)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Awali Tahun 2020, Fakar Lematang Sumsel Diskusi Dengan Tiga Organisasi Pers Di PALI

PALI, KoranSN Mengawali tahun 2022, Forum Komunikasi Masyarakat Lematang (Fakar Lematang) Provinsi Sumsel, menggelar diskusi …