Polair Harus Berantas Peredaran Narkoba di Perairan









Kapolda Sumsel saat memotong kue tumpeng dalam peringatan Hut ke-65 Polair di Mako Ditpolair Polda Sumsel.
Kapolda Sumsel saat memotong kue tumpeng dalam peringatan Hut ke-65 Polair di Mako Ditpolair Polda Sumsel. foto-sn/dedy suhendra

Palembang, SN
Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof Iza Fadri, Kamis (3/12) menegaskan, Direktorat Polair (Ditpolair) Polda Sumsel harus mampu memberantas peredaran narkoba di kawasan perairan di Sumsel.

Hal itu diungkapkan Kapolda usai menghadiri acara peringatan Hut ke-65 Polisi Perairan (Polair), di Markas Komando (Mako) Ditpolair Polda Sumsel.

Menurut Kapolda, Polair merupakan bagian fungsi dari Polri, oleh karena itu Polair juga memiliki tugas yang sama yakni menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), melakukan penegakan hukum dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadi, saya harap kedepan Ditpolair Polda Sumsel harus mampu memberantas peredaran narkoba di kawasan perairan di Sumsel. Seperti belum lama ini, Ditpolair Polda Sumsel berhasil mengungkap bandar sabu yang mengedarkan sabu di pinggiran anak Sungai Musi tepatnya di Sungai Baung yang berlokasi, di Dusun Baung Desa Bukti Batu Jalur 31 Kecamatan Air Sugihan Kabupaten OKI. Dan
Kedepan, kita akan lakukan evaulasi agar Ditpolair Polda Sumsel
dapat meningkatkan tugasnya di kawasan perairan lebih baik lagi,” ungkapnya.

Seperti diketahui, bandar narkoba jenis sabu di kawasaan perairaan tersebut yakni, tersangka Ilmiah (49), yang berhasil ditangkap, Jumat (23/10) pukul 11.30 WIB dikediamannya yang berbentuk panggung di tepian sungai. Di rumah tersangka Ilmiah ini terdapat warung serta bilik-bilik yang disediakan tersangka untuk pesta sabu kepada para pembelinya.

Dari penyergapan tersebut diamankan barang bukti, 272,03 gram narkoba jenis sabu seharga Rp 325 juta, 58,5 butir pil ekstasi senilai Rp 23 juta, uang tunai dari penjualan narkoba sebesar Rp
113 juta, dua buah timbangan digital, buku catatan penjualan narkoba, satu kotak pirex, tiga buah senjata tajam, serta 16 unit handphone.

Selain mengamankan tersangka Ilmiah, aparat kepolisian yang dipimpin Kasubdit Gakkum AKBP Richard B Pakpahan juga meringkus tersangka, Bamet (51), warga Desa Tulung Selapan OKI yang merupakan pemasok narkoba kepada tersangka Ilmiah.

Baca Juga :   Pusri Latih Warga Lingkungan Olah Sampah jadi Pupuk

Bahkan di lokasi polisi juga membekuk 14 tersangka yang tengah melakukan pesta sabu. Ke 14 tersangka tersebut yakni, Marlina (25), Khairul Ickhsan (44), Erik Putra Ananda (25), Alexander (30), Dedi Saputra (20), Ringga Alan Putra (19), Rudi Hartono (24), Reksi Mainaki (24), Ahmad Danil (34), Yudistira (30), Candra Sihombing (23), Redi Frans Deska (28), serta ‘PR’ (14) dan ‘RS’ (14) yang keduanya masih dibawah umur.

Sementara Direktur Ditpolair Polda Sumsel Kombes Pol Omad mengungkapkan, proses hukum para tersangka tersebut saat ini masih dalam penyidikan dimana penyidik masih melengkapi berkas perkaranya.

“Terus kita proses dan kini masih penyidikan. Setelah berkas perkara nantinya lengkap barulah para tersangkanya kita limpahkan ke kejaksaan. Sedangkan untuk mengantisipasi pengedaran narkoba di perairan, kita terus meningkatkan patroli. Selain itu, kita juga memperketat pengamanan di pelabuhan-pelabuhan serta kapal-kapal di kawasan perairan. Hal ini dilakukan juga untuk mengatisipasi ISIS agar tidak masuk ke Sumsel,” pungkasnya. (ded)











Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kadivpas Kemenkumham Sumsel Pastikan Layanan Kunjungan Idul Fitri di Sumsel Berjalan Lancar

Palembang, KoranSN Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumsel, Mulyadi melakukan monitoring pelaksanaan layanan kunjungan Idul …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!