Polda Aceh Sita Tanah Tersangka Korupsi Sertifikat Aset PT KAI



Tim penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh memasang plang penyitaan tanah yang diduga hasil tindak pidana korupsi pengadaan sertifikat aset PT KAI di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara. (foto-antaranews)

Banda Aceh, KoranSN

Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh menyita tanah milik tersangka korupsi pengadaan sertifikat aset PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Lubuk Pakam, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut).

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh Kombes Pol Margiyanta, di Banda Aceh, Kamis (29/10/2020) mengatakan, tanah yang disita tersebut terdiri dua bidang dengan luas keseluruhan mencapai 4.100 meter persegi.

“Tanah tersebut merupakan harta kekayaan tersangka RI yang diduga hasil tindak pidana korupsi sertifikat aset PT KAI di Kabupaten Aceh Timur pada 2019. Tim penyidik menyita tanah tersebut pada Rabu (28/10/2020),” kata Kombes Pol Margiyanta.

Baca Juga :   Polisi Tangkap Pelaku Penculikan

Penyitaan tanah ditandai pemasangan plang pemberitahuan sita. Tanah yang disita tersebut berada di Dusun Pembangunan, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Dua bidang tersebut masing dengan 3.600 meter persegi dan 500 meter persegi. Sedangkan perkiraan harga keseluruhan tanah yang disita tersebut mencapai Rp2,5 miliar.

Penyitaan tanah dipimpin Kepala Subdirektorat III Tindak Pidana Korupsi Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Aceh AKBP Faisal Simatupang, didampingi penyidik AKP Budi Nasuha dan tim. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Bupati Bogor Putar Balik Bus Pemudik Modus Angkut Karyawan

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Jaksa KPK Bantah Juliari Hanya Berikan Usulan Pengadaan Bansos

Jakarta, KoranSN Jaksa penuntut umum (JPU) KPK membantah keterangan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.