Polda Sumsel Peringatkan 2 Buronan Kasus Mayat Dicor Menyerah Atau Ditindak Tegas





Tampak tersangka Yudi saat digiring petugas kepolisian Jatanras Polda Sumsel beberapa waktu lalu. (Foto-Dedy/Dok/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel kembali memperingatkan Nopi dan Amir, buronan kasus pembunuhan sadis korban Apriyanita (50), yang mayatnya dicor di kawasan TPU (Tempat Pemakaman Umum) Kandang Kawat Palembang untuk segera menyerahkan diri atau ditindak tegas.

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, Rabu (13/11/2019).

Menurutnya, sampai saat ini Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel masih terus melakukan pengejaran untuk menangkap pelaku Nopi dan Amir tersebut.

“Untuk itu kami himbau agar kedua pelaku segera menyerahkan diri. Jika tidak mau menyerah, maka kami akan lakukan tindakan tegas dan terukur, apalagi kalau saat tertangkap kedua pelaku ini melakukan perlawanan,” tegasnya.

Masih dikatakannya, dalam pengejaran tersebut tim yang diturunkan di lapangan melakukan penyelidikan untuk mengetahui keberadaan kedua pelaku.

“Jadi, kami terus melakukan pengejaran sampai kedua pelaku tersebut tertangkap,” katanya.

Diakuinya, jika sejauh ini tim di lapangan masih kesulitan untuk mengungkap dimana lokasi tempat kedua pelaku ini bersembunyi.

“Meskipun demikian kami terus berupaya untuk segera menangkap pelaku Nopi dan Amir,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam kasus pembunuhan sadis korban, untuk pelaku Nopi dan Amir yang masih buron tersebut memiliki peran mengubur jenazah korban di kawasan TPU Kandang Kawat Palembang.

Baca Juga :   Siap-siap Saksi Dugaan Korupsi SERASI 2019 di Banyuasin Dipanggil Lagi Kejati Sumsel

“Pada kasus ini jumlah pelakunya ada empat orang. Untuk dua pelaku atas nama tersangka Yudi dan M Ilyas yang keduanya berperan sebagai otak pembunuhan korban dan menjerat leher korban dengan tali tambang beberapa waktu lalu sudah ditangkap. Maka dengan itu kini masih dua pelaku lagi yaitu Nopi dan Amir yang belum tertangkap dan dalam pengejaran,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, setelah 16 hari dikabarkan hilang, Apriyanita, warga Jalan Sriwijaya I Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan IB I Palembang, Jumat (25/10/2019) pukul 14.30 WIB ditemukan dalam kondisi tewas.

Bahkan saat ditemukan jenazah korban dikubur sedalam 50 Cm lalu bagian atasnya dicor semen. Dimana lokasi tersebut berada di kawasan TPU Kandang Kawat Kecamatan IT II Palembang.

Selain menemukan jenazah korban, dalam kasus tersebut polisi juga menangkap dua tersangka dari empat pelaku.

Adapun kedua tersangka yang diringkus, yakni; Mgs Yudi Thama Redianto alias Yudi (40), warga Komplek BSD Blok F26 RT 98 RW 37 Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang dan tersangka M Ilyas Kurniawan (26), warga Jalan Rama Kasih III Lorong Kesadaran 3 Kelurahan Duku Palembang.

Tersangka Mgs Yudi Thama Redianto alias Yudi ketika diamankan di Polda Sumsel saat itu mengatakan, jika pembunuhan korban bermula pada tanggal 26 Agustus 2019 dirinya menawarkan korban untuk membeli mobil jenis minibus seharga Rp 145 juta yang dijual secara lelang di Jakarta. Karena korban tertarik lantas korban memberikan uang tersebut kepadanya.

Baca Juga :   KPK Panggil Istri Alex Noerdin Dalam Penyidikan Kasus Musi Banyuasin

Masih dikatakannya, namun uang yang diterimanya dari korban tersebut tidak digunakannya untuk membeli mobil, melainkan semua uang tersebut dihabiskanya untuk foya-foya. Hingga akhirnya, korban menagih uang itu dan tersangka pun menyampaikan kepada korban jika dirinya akan mengembalikan uang korban secara bertahap.

“Pembayaran hutang tahap pertama sudah saya serahkan uang Rp 50 juta. Lalu pada 9 Oktober 2019 tepat dihari pembunuhan korban terjadi, tenyata korban kembali menagih sisa hutannya. Dimana ketika itu korban menelpon dan minta uang Rp 35 juta untuk tahap kedua. Saat itu saya sampaikan jika saya hanya ada Rp 15 juta. Namun korban masih ngotot minta Rp 35 juta hingga akhirnya saya menemui korban di dekat kantornya. Saat bertemu, korban masih memaksa meminta uang itu. Bahkan korban tidak mau turun dari mobil, dari itulah kejadian ini terjadi,” ungkap tersangka Yudi kala itu. (ded)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejari Masih Selidiki Dugaan Korupsi Dana Desa

Mukomuko, KoranSN Kejaksaan Negeri Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, masih menyelidiki kasus dugaan tindak pidana korupsi dana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!