Polda Sumsel Tangkap Dua Pelaku Begal Motor yang Membunuh Korbannya di Ogan Ilir



Kedua pelaku begal sepeda motor saat diamankan di Polda Sumsel. (Foto-Humas Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Nopriandi dan Herli Diansyah tersangka begal sepeda motor yang membunuh korban Nazwa mahasiswi UNSRI berhasil ditangkap Polda Sumsel. Kedua tersangka diketahui pernah mendekam di Lapas Muara Enim, dan dari dalam Lapas inilah keduanya berkenalan hingga saat bebas melakukan aksi begal di Tanjung Senai Kabupaten Ogan Ilir.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel, Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Sunarto mengatakan, kedua tersangka Nopriandi dan Herli residivis dalam kasus yang sama.

Baca Juga :   Vonis Dodi Reza Alex Noerdin Turun Jadi 4 Tahun Penjara

“Kedua tersangka sudah saling kenal saat mereka berada di Lapas. Mereka sama-sama keluar di tahun 2022,” kata Kombes Pol M Anwar Reksowidjojo saat Konferensi Pers di Gedung Presisi Polda Sumsel, Kamis (8/2/2023).

Tersangka Herli Diansyah diketahui residivis tiga kali dengan dua kali masuk penjara gara-gara Narkoba dan satu kali karena kepemilikan senjata api ilegal. Sedangkan tersangka Nopriandi adalah residivis dua kali kasus kepemilikan Senpi rakitan.

Dikatakan Anwar, saat kejadian korban Nazwa dan Aldo sedang nongkrong di sekitar Tanjung Senai. Lalu didatangi dua tersangka, tersangka Nopriandi langsung menodongkan Senpi kepada korban, kemudian terjadi aksi perlawanan dan tarik-menarik antara kedua korban dengan pelaku. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Dugaan Korupsi Ganti Rugi Lahan Tol OKI Diduga Melibatkan Lebih dari Satu Pelaku



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kejari Lahat Kembali Periksa Dua Saksi dalam Perkara Dugaan Korupsi di Inspektorat Lahat

Lahat, KoranSN Kebut penyelesaian penyidikan, Tim Jaksa Penyidik Bidang Tindak Pidana Khusus Kejari Lahat kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!