Polda Sumsel Terus Periksa Saksi dan Gali Barang Bukti Dugaan Penipuan Abu Tours

Kantor Abu Tours Cabang Palembang tampak disegel dengan garis polisi, Senin (19/2/2018). (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel saat ini terus melakukan penyelidikan dengan memeriksa saksi-saksi dan menggali barang bukti terkait dugaan kasus penipuan keberangkatan calon jamaah umroh yang diduga dilakukan pihak Travel Umroh Abu Tours.
Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo, Senin (19/2/2018).

Diungkapkan Slamet, para saksi yang diperiksa tersebut merupakan para calon jamaah umroh yang sebelumnya telah membuat laporan kepolisian di Polda Sumsel.

“Dugaan kasus ini masih dalam proses penyelidikan. Hingga kini penyidik masih memeriksa saksi-saksi dan menggali barang bukti, sementara untuk penggeledahan kantor Abu Tours Cabang Palembang, kami masih menunggu izin dari pengadilan,” katanya.

Dijelaskan Slamet, hingga saat ini untuk jumlah calon jamaah umroh yang melapor ke Polda Sumsel terus bertambah, bahkan hingga kini sudah mencapai ratusan.

“Sampai sore ini (kemarin) sudah sekitar 281 korban yang sudah membuat laporan ke Polda Sumsel. Dalam laporan kepolisian yang dibuat, para korban melaporkan pihak Abu Tours,” ungkapnya.

Dengan demikian, lanjut Slamet, belum ada calon jamaah umroh yang melaporkan pihak dari agen.

Baca Juga :   Pelaku Pembunuh Driver Taksi Online Tri Widyantoro Ditembak Mati

“Jadi belum ada agen yang dilaporkan oleh calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan umroh,” tandasnya.

Sementara Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro menambahkan, pihaknya dalam waktu dekat akan memeriksa saksi dari pihak Kementrian Agama.

“Pemeriksaan saksi dari Kementrian Agama ini tujuannya hanya untuk melakukan kordinasi guna memperjelas perizinan dan operasional Abu Tour Cabang Palembang. Sedangkan untuk penggeledahan Kantor Abu Tours, kami masih menunggu izin berupa surat penetapan dari pengadilan,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin siang (12/2/2018) puluhan calon jamaah umroh telah membuat laporan ke SPKT Polda Sumsel. Laporan para korban diterima petugas dengan Nomor laporan No: LPB/188/ISI/2018/SPKT dengan terlapor Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makasar Sulawesi Selatan.

Menindaklanjuti laporan para korban, sore harinya sekitar pukul 17.00 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Baca Juga :   Tiga Penadah Truk Asal Jambi Diringkus Polisi

Sebelumnya Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnai Adinegara, Rabu (14/2/2018) mengatakan, saat ini setiap Polres dijajaran telah dibuka Posko Pengaduan untuk para korban Abu Tours. Hal ini dilakukan agar para korban yang berada di kabupaten/kota di Sumsel tidak perlu datang jauh-jauh ke Polda Sumsel kalau mau membuat laporan pengaduan.

Masih dikatakan Kapolda, para korban yang membuat laporan ke Polda Sumsel semuanya melaporkan pihak Abu Tour, kalau untuk pihak agen belum ada yang dilaporkan ke Polda Sumsel.

“Apabila sudah ada laporan kepolisian, tentunya pihak agen bisa dipidanakan. Sebab, agen ini kan menjanjikan dengan rangkaian kata-kata tipu muslihat, sehingga ada orang yang dirugikan. Jadi jika ada calon jamaah umroh yang menjadi korban melapor ke polisi maka agen-agen ini bisa dipidanakan. Akan tetapi, kami belum dapat melakukan penindakan hukum jika tidak ada korban yang melaporkan agen tersebut,” ungkap Kapolda. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Ungkap Modus Dugaan Korupsi Batu Bara Rugikan Negara Rp 555 Miliar

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel mengungkap modus operandi enam tersangka dugaan korupsi pengelolaan tambang, izin pertambangan …

error: Content is protected !!