Grebek Pesta Narkoba, Polisi Gadungan Dibekuk

DIAMANKAN – Tersangka Ahmad Sapriadi (memakai baju kuning) saat diamankan di Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ahmad Sapriadi (28), teknisi mesin Anjungan Tunai Mandiri (ATM) yang bermukim dikawasan Waitam Palembang ini, kemarin terpaksa mendekam di sel tahanan Polresta Palembang setelah terlibat aksi kejahatan dengan mengaku sebagai anggota Polri alias polisi gadungan.

Tersangka dibekuk aparat Sat Reskrim Polresta Palembang setelah menjadi polisi gadungan dan melakukan penggerebekan sebuah pesta narkoba, dirumah Yogi salah seorang terduga bandar Narkoba dikawasan Plaju.

Ditemui di ruang piket Sat Reskrim, tersangka ini tak bisa berkomentar banyak saat coba diajak berbincang Suara Nusantara. Tersangka hanya tertunduk mengakui aksi kejahatannya itu.

“Iya Pak saya melakukan itu, tapi saya hanya ikut-ikutan saat penggerebekan itu. Saya memang iku menggerebek pesta narkoba itu, tapi saya tidak pernah mengaku sebagai polisi, saat itu saya hanya teriak untuk menakut-nakuti orang yang sedang pesta narkoba itu,” katanya.

Dijelaskannya, jika saat itu dirinya diajak ketiga temannya yakni ‘AN’, ‘TR’ dan seorang wanita yang juga ikut terlibat aksi penggerebekan dirumah Yogi tersebut.

“Diantara kami yang melakukan penggerebekan tersebut memang ada yang polisi sungguhan Pak!. Naa dia itu yang melakukan penggerebekan, dan saya hanya diajak,” akunya.

Menurut tersangka, ia hanya bertugas mengawasi situasi saat yang lainnya melakukan penggerebekan. Namun, diakuinya pada pembagian hasil perampokan dengan modus polisi gadungan ini, dirinya mendapatkan bagian mencapai sekitaran satu jutaan.

“Kami melakukan penggerebekan agar mendapatkan uang damai dari pihak korbannya. Saat penggerebekan, kami mendapatkan bong dan pirex, sehingga kami langsung membawanya kepada keluarganya dan meminta uang damai sebesar lima juta, dan saya sendiri dapat bagaian satu juta,” bebernya.

Baca Juga :   Masih Ada Napi Menggunakan Narkoba

Sementara terpisah, Kapolresta palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono melalui Kasubag Humas, Iptu Samsul belum bisa berkomentar banyak saat disinggung mengenai hal itu.

Menurutnya, saat ini sedang dilakukan pengembangan terhadap kasus yang membawa-bawa nama Polri tersebut.

Diungkapkan Samsul, saat ini tersangka jelas ditahan lantaran terlibat pada aksi kejahatan tersebut,” salah satunya sudah kita amankan. Pelaku atas nama Adi diringkus tim reskrim dikediamannya,” tandasnya. (den)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Korban Dugaan Penipuan Arisan Online Melapor ke Polda Sumsel

Palembang, KoranSN Tidak terima menjadi korban dugaan penipuan arisan online hingga mengalami kerugian Rp 15.500.000, …

error: Content is protected !!