Polisi Kejar Bandar Narkoba Malaysia Asal Palembang







Kombes Pol Farman menujukkan barang bukti paket berisi sabu yang diamankan dari tersangka. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel kini masih mengejar bandar narkoba jaringan Malaysia yang merupakan warga Palembang berinisial ‘DL’. Dimikianlah dikatakan Direktur Reserse Narkoba Polda Sumel, Kombes Pol Farman terkait pengembangan kasus pengungkapan penyelundupan 1,2 Kg sabu melalui jalur udara dari Batam ke Palembang, Rabu (7/11/2018).

Menurut Farman, dalam kasus ini pihaknya telah menangkap tiga tersangka, mereka yakni; Nazaruddin (25), warga Jalan Gampong Cibrek Tunong Kecamatan Syamtalira Aron Aceh yang berperan membawa paket sabu dari Batam ke Palembang. Kemudian tersangka M Adi Ariansyah (34), warga Jalan Balap Sepeda Kelurahan Lorok Pakjo Kecamatan IB I Palembang yang memiliki peran sebagai kurir mengambil sabu dari Nazaruddin di kawasan bandara Palembang serta tersangka Liberta Pratama (24), warga Jalan Kembangkan Kelurahan 9 Ilir Kecamatan IT II yang berperan sebagai penerima sekaligus pengedar sabu di Kota Palembang.

“Dari keterangan tersangka Liberta Pratama inilah kami mengetahui identitas ‘DL’ yang kini masih kami lakukan pengejaran,” tegas Farman saat ditemui di Mapolda Sumsel.

Diungkapkan Farman, dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya serta hasil koordinasi dengan Kepolisian Diraja Malaysia diketahui jaringan internasional yang diungkap jajarannya sudah lama menyelundupkan narkoba.

Baca Juga :   6 Rumah Eks Atlet PON di Teluk Gelam Terbakar

“Untuk itulah kami masih melakukan pengembang guna mengungkap pelaku lainnya yang terlibat dalam jaringan ini. Apalagi dari hasil koordinasi yang kami lakukan dengan Kepolisian Diraja Malaysia, jika barang bukti 1,2 Kg sabu yang kita amankan dalam kasus ini berasal dari Malaysia. Sebab di sana sebelumnya Kepolisian Diraja Malaysia juga mengungkap kasus yang sama dengan barang bukti besar,” ungkapnya.

Masih dikatakan Farman, dalam pengejaran terhadap ‘DL’ pihaknya kini telah menerbitkan DPO untuk pelaku. Bahkan pihaknya akan menyebar foto pelaku ke Polda-Polda lainnya agar pelaku segera tertangkap.

“Jadi kita upayakan penangkapan pelaku ini, sebab kami sudah menerbitkan DPO untuknya,” tandas Farman.

Diberitakan sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel mengagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu asal Malaysia seberat 1,2 Kg yang diselundupkan melalui jalur udara. Dari kasus ini polisi meringkus tiga tersangka yakni; Nazaruddin, M Adi Ariansyah dan M Liberta Pratama.

“Awalnya kami menangkap tersangka Nazaruddin dan M Adi Ariansyah di kawasan Bandara SMB II Palembang. Keduanya ditangkap saat Nazaruddin menyerahkan kerdus berisi sabu kepada M Adi Ariansyah. Dari pengembangan yang dilakukan akhirnya tersangka M Liberta Pratama juga kami tangkap di kediamannya,” kata Direktur Reserse Narkoba Polda Sumel, Kombes Pol Farman saat gelar ungkap kasus, Selasa (6/10/2018).

Baca Juga :   Kurir Sabu Diringkus Polisi

Masih dikatakan Farman, para tersangka yang ditangkap tersebut merupakan jaringan internasional. Dari itulah dalam mengungkap kasus penyelundupan narkoba yang dilakukan tersangka ke Palembang, pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian Diraja Malaysia.

Sementara tersangka M Liberta Pratama mengungkapkan, jika paket sabu tersebut memang hendak dikirimkan tersangka Nazaruddin kepadanya untuk diedarkan di Kota Palembang. Dari itulah dirinya memerintahkan kurirnya, yakni tersangka M Adi Ariansyah ke bandara untuk mengambil paket sabu yang dibawa Nazaruddin dari Batam.

“Sabu itu pemesan yang sebenarnya yakni ‘DL’ dia warga Palembang yang tinggal di Bandung. Di Palembang ini saya hanya menerima dan mengedarkan sabu itu saja. Hampir satu tahun saya menjalani bisnis ini, bahkan sudah sekitar 6 kali saya lolos dari penangkapan polisi, namun kali ini saya tertangkap setelah polisi mengepung kediaman saya,” tandas tersangka. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Sumsel Tunggu Hasil Penelitian Kelengkapan Berkas Empat Tersangka Dugaan Korupsi Jargas SP2J Palembang dari JPU

Palembang, KoranSN Polda Sumsel saat ini masih menunggu hasil penelitian kelengkapan berkas perkara empat tersangka …

error: Content is protected !!