Polisi Kembangkan Penyelidikan Temuan Ladang Ganja

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri.
Wakapolda Sumsel

Palembang, SN

Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Syaiful Zachri, Senin (18/1) menegaskan, Polres Empat Lawang dan Polda Sumsel terus mengembangan penyelidikan terkait temuan ladang ganja seluas 1,2 hektar yang siap panen di Talang Rena Bambang Desa Babatan Kecamatan Lintang Kanan, Kabupaten Empat Lawang.

Menurutnya, pengembangan dilakukan untuk memburu dua tersangka lainnya yang berhasil kabur saat penyergapan dilakukan aparat kepolisian.

“Saat anggota Polres Empat Lawang melakukan penyergapan, di lokasi ada tiga tersangka. Namun satu yang berhasil diamankan sedangkan dua tersangka lainnya berhasil melarikan diri, dari itulah kita lakukan pengembangan. Selain itu, anggota juga masih mendalami penyelidikan untuk tersangka yang telah diamankan yang tujuannya, untuk mengetahui sudah berapa lama ladang ganja tersebut ada dan sudah berapa kali ganja di ladang itu telah dipanen,” katanya.

Diungkapkan Kapolda, terungkapnya ladang ganja tersebut merupakan hasil dari informasi masyarakat yang ditindaklanjuti dengan penyelidikan oleh Polres Empat Lawang.

Baca Juga :   Tongkang Tabrak Jembatan Ampera, Harnojoyo Tegur Pelindo

“Dengan didapti ladang ganja siap panenen ini tentunya membuktikan jika lahan kosong dan terpencil di Sumsel sangat rawan disalah gunakan menjadi ladang ganja. Untuk itu, kedepan perlu ada kewaspadaan masyarakat untuk bersama-sama mengawasinya. Sebab, daerah terpencil sulit dijangkau kepolisian oleh karena itulah perlu adanya bantuan dari masyarakat. Jika warga menemukan ladang yang mencurigakan segera laporakan, segera kita berantas,” ujarnya.

Masih dikatakan Wakapolda, terkait temuan ladang ganja di Empat Lawang maka Polda Sumsel dan jajaran terus melakukan antisipasi dengan melakukan patoli di udara menggunakan helikopter. “Jadi, pemantauan menggunakan helikopter terus kita lakukan. Selain itu kita (Polda Sumsel) mengajak masayarkat di Sumsel untuk bersama-sama melakukan pengawasan. Kita juga menghimbau kepada warga untuk tidak menanam ganja di lahan mereka yang ada di daerah terpencil. Jika kedapatan oleh aparat kepolisian akan kita tindak karena itu dapat dikenakan pidana,” tutupnya.

Baca Juga :   Berawal Dari Medsos, Pelajar 16 Tahun Dicabuli Kenalannya

Diketahui 1,2 hektar ladang ganja yang siap panen ditemukan Jumat (15/1). Di lokasi polisi mendapati sedikitnya 1.200 batang ganja yang ditemukan, dan rata-rata tingginya mencapai 2 meter. Dari penyergapan tersebut satu tersangka, Riadi bin Muis Alias Joded (24) berhasil ditangkap. Sedangkan dua tersangka lainnya Noval (30) dan Yongki (24) semuanya merupakan warga Desa Tanjung Alam berhasil melarikan diri. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Telusuri Keterlibatan Pihak Lain Perkara Djoko Tjandra

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih menelaah berkas dokumen perkara Djoko Soegiarto Tjandra yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.