Polisi Lumpuhkan Residivis Bandit Pecah Kaca

Gelar kasus
GELAR KASUS – Gelar kasus residivis bandit pecah kaca di Mapolresta Palembang. Insert : Tersangka Junaidi Ati. (foto-deni/koransn.com)

 

 

Palembang, KoranSN

Junaidi Ati (28), residivis bandit pecah kaca dan congkel pintu mobil Rabu malam (30/11/2016) sekitar pukul 19.00 WIB diringkus jajaran Sat Reskrim unit Pidum Polresta Palembang.

Bahkan, tersangka yang tercatat sebagai warga kawasan Lorong Keramat Kenten Kecamatan Sako ini, terpaksa dilumpuhkan petugas dengan dua butir timah panas dikaki kanannya lantaran melawan saat ditangkap.

Kapolresta Palembang AKBP Wahyu Bintono Hari Bawono, Kamis (1/12/2016) saat gelar hasil tangkapan mengatakan aksi kejahatan yang sudah dilakukan tersangka diduga sudah puluhan kali terlihat banyaknya barang butki yang diamankan dari rumah tersangka.

“Aksi kejahatan yang dilakukan tersangka terakhir kali dilakukannya terhadap mobil pribadi milik korban Irsan Rizqi (37), saat sedang terparkir di depan ruko kawasan Jalan Brigjend Hasan Kasim Kecamatan Kalidoni,” katanya.

Menurutnya, saat pihaknya banyak menerima laporan baik di Polresta maupun Polsek-Polsek di palembang, pihaknya langsung melakukan penyelidikan hingga, keberadaan tersangka terlacak dan jajaran Sat Reskrim berhasil membekuknya.

Baca Juga :   Telkomsel Terdaftar Kontrak Komersial 5G Dengan ZTE-China

“Tersangka biasanya menyasar satu jenis mobil yang dianggap dapat mempermudahnya dalam melancarkan aksi. Dari pengakuan tersangka ia tak pernah beraksi di jenis mobil lainnya, hanya satu jenis mobil saja yang selalu jadi target sasarannya karena mobil tersebut tak memiliki alarm pengaman,” jelasnya.

Dilanjutkannya, sedikitnya tersangka sudah 10 kali menguras barang-barang korban yang berada didalam mobil, dengan  modus pecah kaca atau merusak kunci pintu mobil menggunakan kunci Letter ‘T’ yang ia buat sendiri.

Selain itu, lanjut Kapolresta, tersangka tidak sendirian melancarkan aksinya, oleh karena itu pihaknya akan melakukan pengembangan.

“Tersangka tak sendirian dalam melakukan aksinya, diduga ada satu rekan tersangka yang masih kita dalami. Tersangka akan dikenakan pasal 363 KUHP dengan ancaman kurungan 7 tahun penjar. Modus yang digunakan tersangka, dengan merusak kunci mobil serta memecahkan kaca,” tutupnya.

Sementara tersangka Junaidi mengaku sudah puluhan kali melakukan kejahatan pecah kaca dan merusak pintu mobil di banyak tempat di Palembang yang sudah.

Baca Juga :   PLTSa Sukawinatan Dipertanyakan

Salah satunya, di mobil yang terparkir didepan mall-mall kawasan Palembang, depan rumah sakit ternama di kawasan simpang Veteran, depan ruko-ruko di Palembang, dan tempat keramaian lainnya.

Menurutnya, ketika beraksi biasanya ia mendapatkan uang sekitar 5 hingga 6 juta. Uangnya, ia gunakan untuk kebutuhan hidup sehari-hari dan berfoya-foya dengan teman-temannya.

“Sudah 10 kali, kadang dapat ponsel, laptop, tas, jam tangan, kaca mata uang dan lainnya. Biasanya, saya mengincar satu jenis mobil tertentu. Karena alarm tidak akan berbunyi jika dicongkel kunci, pakai kunci latter ‘T’. Saya beraksi sudah sejak tahun 2013 hingga sekarang,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Gol Injury Time Morata Buat Juventus Susul Barcelona ke Babak Gugur

Jakarta, KoranSN Gol menit kedua injury time yang dicetak Alvaro Morata membuat Juventus menyusul Barcelona …