Polisi Pastikan Proses Hukum Pihak Abu Tours dan Agen Terus Berlanjut



AKBP Suwandi Prihantoro. (Foto-Dedy/Dok/Koransn)

Palembang, KoranSN

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro, Jumat (2/3/2018), memastikan, proses hukum pihak Abu Tours dan agen terus berlanjut meskipun Kantor Abu Tours Palembang memberangkatkan umroh para calon jamaah.

Menurutnya, keberangkatan para calon jamaah memang sudah menjadi tanggungjawab Abu Tours, sedangkan pihaknya selaku penyidik kepolisian tetap melanjutkan proses penyelidikan dugaan kasus penipuan keberangkatan calon jamaah umroh tersebut.

“Pihak Abu Tour dan agen yang telah dilaporkan ke Polda Sumsel tentunya kami proses hukum dengan penyelelidikan. Terkait keberangkatan calon jamaah umroh, itu urusan mereka (Abu Tours). Sebab, penyelidikan dugaan kasus ini terus kami lakukan,” tegasnya.

Diungkapkannya, bahkan dari hasil penyelidikan pihaknya diketahui jika ada 8.522 calon jamaah umroh di Sumsel yang belum diberangkatkan oleh Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Dimana total setoran uang keberangkatan umroh ribuan calon jamaah tersebut mencapai Rp 109,9 miliar atau Rp 109.962.640.320.00.

“Ini terungkap setelah kami melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah berkas yang telah kami sita dari penggeledahan Kantor Abu Tours Palembang,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam proses penyelidikan dugaan kasus penipuan keberangkatan calon jamaah umroh tersebut, pihaknya juga akan segera memeriksa Pimpinan Abu Tours Pusat dan Pimpinan Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

“Sudah kami layangkan surat panggilannya, tapi kuasa hukum pimpinan Abu Tours masih meminta dijadwalkan ulang,” ujarnya.

Diketahui sebelumnya, Kuasa Hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio membenarkan terkait surat pemanggilan pemeriksaan tersebut. Akan tetapi, pihaknya selaku kuasa hukum dari Abu Tours meminta agar pemeriksaan dijadwalkan ulang.

Baca Juga :   OTT Bupati Banyuasin, KPK Periksa 5 Saksi Lagi

“Karena pimpinan Abu Tours saat ini masih mengantar calon jamaah berangkat umroh ke Mekkah makanya kami meminta agar pemeriksaan dijadwal ulang,” ujarnya.

Dijelaskannya, jika saat ini Kantor Abu Tours Palembang telah kembali beroperasinal bahkan dalam waktu dekat akan ada calon jamaah di Sumsel yang diberangkatan umroh.

“Apalagi saat ini Abu Tours sudah mulai memberangkatkan calon jemaah dari Kota Jakarta dan Makassar. Jadi untuk keberangkatan calon jamaah di Palembang, dalam waktu dekat akan menyusul keberangkatan umrohnya,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Pemasangan garis polisi tersebut dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT.

Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (21/2/2018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57) warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT.

Baca Juga :   Kawanan Pencuri Besi di Mura Diciduk

Bahkan untuk mengungkap dugaan kasus ini, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel telah melakukan penggeladahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

Dalam penggeledahan tersebut penyidik menyita satu bungkus plastik yang berisikan berkas guna kepentingan penyelidikan. Usai digeledah polisi, Kamis (1/3/2018) Kantor Abu Tours Cabang Palembang telah kembali dibuka dan beroprasional.

Terkait dibukanya kembali Kantor Abu Tours Palembang, Perwakilan Abu Tours pusat, Andi Akbar Hasban mengungkapkan, ia membuka kembali kantor tersebut merupakan bentuk etikad baik Abu Tours untuk memberangkatkan para calon jamaah umroh.

“Awal Meret 2018 ini kami akan memberangkatkan 400 calon jamaah umroh dari Kantor Abu Tours Palembang. Namun keberangkatan awal ini kami mendahukan calon jamaah umroh yang mengikuti Maklumat Abu Tours, ya diantaranya menambah sejumlah uang itu,” jelasnya.

Sedangkan saat dikonfirmasi terkait keterangan calon jamaah umroh yang diminta uang tambahan Rp 15 juta?Dikatakan Andi Akbar Hasban jika uang penambahan tidak sampai sebesar itu.

“Para calon jamaah hanya diminta tambahan Rp 6 juta tanpa membawa jamaah baru, dan itu sesuai opsi-opsi yang ada di dalam Maklumat Abu Tours. Namun, kalau pun calon jamaah tidak mau mengikuti maklumat, tidak apa-apa. Karena kami tetap memberangkatkan mereka, hanya saja jadwal keberangkatannya dilakukan bulan 10 (Oktober) atau akhir tahun 2018 nanti,” ujarnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Rumah Warga di Talang Semut Terbakar

Palembang, KoranSN Tercium bau asap, seorang warga di Jalan Joko, Kelurahan Talang Semut, Kecamatan Bukit …

error: Content is protected !!