Polisi Penembak Mobil Sekeluarga Akhirnya Ditetapkan Tersangka & Terancam Pidana 5 Tahun Penjara

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Matyoto saat menyatakan jika Brigadir ‘K’ penembak mobil sekeluarga di Lubuk Linggau telah ditetapkan sebagai tersangka. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Matyoto, Jumat sore (21/4/2017) akhirnya menyatakan jika Brigadir ‘K’ penembak mobil sekeluarga di Lubuk Linggau ditetapkan sebagai tersangka dan diproses hukum pidana.

Pernyataan tersebut dikatakan Kapolda usai membesuk korban Dewi Erlina (44), terluka tembak dilengan kiri, Novianti (30) terluka tembak dilengan kanan, Genta (3) tergores peluru di bagian kepala sebelah kiri dan Gali (8) mengalami trauma akibat kejadian penembakan, yang keempatnya dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang usai dirujuk dari Rumah Sakit Sobirin Lubuk Linggau.

“Setelah dilakukan gelar perkara maka dengan ini Brigadir ‘K’ ditetapkan sebagai tersangka. Dalam kasus ini Brigadir ‘K’ dijerat Pasal 359 Jo 362 ayat (1) yang ancaman pidananya 5 tahun penjara, kini Brigadir ‘K’ sudah kita tahan di Polda Sumsel,” tegas Kapolda.

Dilanjutkan Kapolda, dalam kasus ini Brigadir ‘K’ diproses pidana umum. Kini penyidik sedang melengkapi berkas perkaranya dan dengan segera berkas akan dilimpahkan ke kejaksaan.

“Dengan ancaman 5 tahun penjara tentunya Brigadir ‘K’ nantinya bisa dilakukan Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PTDH) dari anggota kepolisian. Sebab, dalam peraturan bila anggota polisi dipidana 4 tahun saja bisa dipecat. Namun, untuk PTDH tersebut tentunya kita masih menunggu hasil sidang pidananya,” terang Kapolda.

Baca Juga :   Jambret Tas Mahasiswi, Oknum Pelajar di Prabumulih Dibekuk

Dilanjutkan Kapolda, sedangkan untuk korban Dewi dan Novianti sudah dilakukan operasi. Keduanya kini sedang tahap pemulihan.

“Kemudian untuk korban Gali dan Genta juga mulai pulih. Bahkan saat keduanya sedang dilakukan trauma hiling (terapi) oleh psikolog dan psikiater untuk memulihkan trauma atas kejadian penembakan tersebut. Sementara untuk korban Indrayani masih dirawat di RSMH Palembang, sedangkan sopir mobil yang ditembak yakni, Gatot alias Diki juga masih dirawat di Rumah Sakit Sobirin di Lubuk Linggau dengan luka tembak dibagian tubuhnya,” tandas Kapolda.

Diberitakan sebelumnya, Jumat pagi (21/4/2017) Kapolda Sumsel Irjen Pol Budi Agung Maryoto mengatakan, jika Brigadir ‘K’ anggota Sabhara Polres Lubuk Linggau yang menembak mobil satu keluarga di Lubuk Linggau belum dilakukan penahanan.

Menurut Kapolda, meskipun belum ditahan namun BrigadIr ‘K’ telah diamankan di Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.

Baca Juga :   Fitnes di Pakjo Digerebek, Polda Sumsel Amankan Suplemen Ilegal

“Brigadir K sudah di Polda Sumsel dan memang dia (Brigadir K) belum kita tahan, sebab penyidik masih memeriksanya. Yang jelas, dalam perkara ini saya sampaikan jika dimuka hukum semuanya sama untuk itu Brigadir ‘K’ kita proses sesuai dengan tahapan dan prosedurnya,” terangnya

Disinggung apakah status Brigadir ‘K’ sekarang telah ditetapkan sebagai tersangka? Dikatakan Kapolda jika pihaknya belum menetapkan Brigadir ‘K’ sebagai tersangka.

“Belum ditetapkan sebagai tersangka, sebab prosedurnya kan dilakukan pemeriksaan dulu kemudian barulah dilakukan gelar perkara. Jadi untuk penetapan statusnya itu nanti, kita lihat hasil dari gelar perkaranya,” terang Kapolda. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …