Polisi Selidiki Motif Pembunuhan PNS DLHK Palembang



Peti berisi jenazah M Rasyid saat dibawa pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Ulak Kemang Baru Kecamatan Pampangan OKI. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Jenazah Ir M Rasyid (56), yang ditemukan tewas membusuk di dalam kamar kediamannya di Komplek Perumnas Talang Kelapa Blok 6 RT 17 RW 09 Kecamatan Alang Alang Lebar Palembang, Senin sore (5/3/2018) pukul 17.00 WIB diserahkan pihak Rumah Sakit Bhayangkara kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Penyerahan jenazah korban dilakukan setelah tim dokter forensik melakukan otopsi terhadap tubuh korban. Sementara pihak kepolisian hingga kini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif tewasnya korban, yang merupakan PNS di Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang.

“Saat ini polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dari pembunuhan korban. Mudah-mudahan kasus ini segera terungkap dan pelakunya dapat ditangkap, dan sore hari ini jenazah korban telah kami serahkan ke pihak keluarga usai dilakukan otopsi,” kata Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo melalui Kasubdit PID, AKBP Siswohariadi usai penyerahan jenazah di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Diungkapkannya, jika pihak kepolisian belum dapat menyampaikan hasil otopsi, karena hal tersebut digunakan penyidik untuk kepentingan penyelidikan dalam kasus ini.

“Baik hasil otopsi maupun bentuk luka di tubuh korban belum dapat kami sampaikan, yang jelas dokter forensik masih melakukan analisa dan berkordinasi dengan penyidik guna mengungkap kasus ini dan menangkap pelakunya,” tandasnya.

Baca Juga :   Tersangka Perampokan disertai Pencabulan Bidan Desa di Ogan Ilir Ditangkap (FOTO)

Sementara Haropi (62), kakak kandung korban M Rasyid mengatakan, jenazah koban akan dimakamkan di pemakaman keluarga yang berada di Desa Ulak Kemang Baru Kecamatan Pampangan OKI.

“Malam inilah, sesampai di OKI jenazah Almarhum akan segera dimakamkan,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya Ir M Rasyid (56), Minggu (4/3/2018) pukul 09.30 WIB ditemukan tewas membusuk di dalam kamar di kediamannya. Tewasnya korban diduga menjadi korban pembunuhan.

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh kakak kandungnya Haropi (62) dimana saat ditemukan korban tergeletak di atas kasur dengan leher terjerat selimut. Sementara bagian kepala korban pecah, karena diduga dihantam pelaku menggunakan tabung gas LPG 3 Kg.

Pihak kepolisian dari Polresta Palembang dan Polsek Sukarami yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi jenazah korban ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala SPKT Polresta Palembang, Ipda Ridwansyah mengatakan, dari olah TKP yang dilakukan di lokasi kejadian, polisi mendapati tabung gas LPG 3 Kg yang di tabungnya terdapat bercak darah. Selain itu satu unit sepeda motor dan handphone (HP) milik korban di dalam rumah hilang dibawa oleh pelaku.

Baca Juga :   2022, Kejati Terus Usut Dugaan Korupsi Ekspor Pupuk PT Pusri Palembang

“Bukan hanya itu, leher korban juga terjerat selimut. Dari itu diduga korban Ir M Rasyid ini tewas dibunuh oleh pelaku pencurian dan kekerasan. Apalagi dari pemeriksaan diketahui jika pintu samping rumah korban kuncinya telah terbuka,” katanya saat ditemui di ruang forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Masih dikatakannya, jika korban diduga sudah tewas sejak lima hari yang lalu. Pasalnya, saat ditemukan jenazah korban sudah dipenuhui dengan Belatung dan mengeluarkan aroma yang tak sedap.

Terpisah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faizal Ar menuturkan, bahwa korban Ir M Rasyid yang diduga dibunuh di rumah korban di kawasan Perumnas Talang Kelapa merupakan PNS di DLHK Palembang. Untuk itu sebagai atasan dirinya secara pribadi serta kedinasan memberikan bantuan untuk keperluan pemakaman serta bantuan lainnya.

“Beliau ini (M Rasyid) beberapa bulan lagi pensiun, karena sekarang sedang dalam proses mengajukan surat pensiun, jabatan terakhirnya staf di Bidang TPA. Kami minta kepada pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus dugaan pembunuhan ini. Jangan sampai terjadi lagi di kemudian hari,” pungkasnya. (ded/rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Dana Hibah PMI 2019-2023 Diduga Tak Sesuai Peruntukan, Mantan Wawako Palembang Harus Tanggung Jawab!

Palembang, KoranSN Deputi Komunitas Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (K-MAKI) Sumsel, Ir Feri Kurniawan, Sabtu (20/7/2024) …

    error: Content is protected !!