Polisi Sergap Rumah Empat Begal Sadis di 10 Ilir



Aparat Sat Reskrim unit Pidum Polresta Palembang saat melakukan penyergapan terhadap sejumlah tersangka begal sadis. (Foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Aparat Sat Reskrim unit Pidum Polresta Palembang, Senin (15/5/2017) melakukan penyergapan ke sejumlah rumah di kawasan Jalan Ali Gatmir Lorong Tapak Ning Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT II Palembang. Dalam penyergapan itu polisi membekuk empat tersangka begal sadis yang sudah banyak melancarkan aksi disejumlah titik di Palembang.
Keempat tersangka yang masih tergolong remaja ini yakni; Taslim Saputra alias Acim (21), warga Jalan Ali Gatmir Lorong Tapak Ning Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT II, Ari Putra (20), warga Jalan Ali Gatmir Lorong Tapak Ning RT 12 RW 05 Kelurahan 10 Ilir Kecamatan IT II, M Sukri Irfani (19), warga Jalan Ali Gatmir Lorong Tapak Ning RT 12 Kelurahan 10 Kecamatan IT II dan M Abu Tholib (20), warga Jalan Ali Gatmir Lorong Karang Kuang Laut RT 08 Kelurahan 10 Kecamatan IT II.

Pantauan Suara Nusantara yang mengikuti jalannya penyergepan, penangkapan keempat tersangka bermula dari banyaknya laporan masyarakat yang mengaku sudah menjadi korban begal sepeda motor.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim Sat Reskrim Unit Pidum Polresta Palembang langsung melakukan penyelidikan hingga berhasil membekuk satu tersangka yakni; Ferdi alias Afek (22), warga Jalan Sosial Sanusi Km 5 Palembang, yang merupakan otak aksi begal sadis dari sejumlah kejadian aksi begal yang terjadi dibeberapa titik di Palembang.

Setelah berhasil, mengamankan tersangka Afek kemudian jajaran unit Pidum langsung melakukan pengembangan untuk memburu sejumlah rekannya yang lain.

Dengan mengendarai tiga unit mobil, tim buru sergap (Buser) langsung menyasar sejumlah rumah Jalan Ali Gatmir Lorong Tapak Ning 10 Ilir Kecamatan IT II, yang diduga tempat persembunyian para rekan-rekan Afek.

Baca Juga :   Firli Bahuri: KPK Berwenang Supervisi Tim Pemburu Koruptor

Tiga unit mobil yang ditumpangi tim Reskrim langsung memasuki Lorong Tapak Ning 10 Ilir. Ketika melintasi kediaman tersangka, petugas langsung bergerak cepat menyisir persembunyian tersebut hingga berhasil meringkus tersangka Taslim Saputra alias Acim.

Tak hanya cukup sampai disitu, tiga mobil yang berisikan tim Sat Reskrim langsung bergerak cepat menyusuri lokasi hingga ke dalam lorong, saat melintasi kediaman tersangka lainnya, petugas turun dari mobil dan langsung mengepung sebuah rumah hingga berhasil mengamankan tiga lagi yakni; Ari, M Sukri Irfani, dan M Abu Tholib.

Kanit Pidum Polresta Palembang, AKP Robert P Sihombing yang turun langsung melakukan penangkapan mengatakan, penangkapan para tersangka bermula saat korban atas nama Kasad (52) warga, Jakabaring Lorong Habibi RT 21 RW 05 Kelurahan Silabranti melapor jika dirinya dibegal saat melintasi lokasi di Jalan R Sukamto depan salah satu mall ternama yang mengakibatkan sepeda motor hilang dibawa kabur pera pelaku.

“Korban Kasad dibegal saat dirinya sedang mengawal mobil truk bermuatan Ban dari Kancil Putih ke Jalan Perintis Kemerdekaan. Namun ketika melintasi Jalan R Sukamto, kawanan tersangka yang berjumlah tujuh orang datang dengan menggunakan dua unit motor dan memepet sepeda motor korban. Salah satu dari tersangka langsung membacok korban dengan pedang kemudian tersangka lainnya menendang motor korban hingga korban terjatuh. Saat itulah, para tersangka mendekati korban dan akan kembali membacok korban sehingga membuat korban lari meninggalkan motornya, kemudian para tersangka langsung mengambil sepeda motor korban tersebut,” jelasnya Kanit.

Baca Juga :   Legislator: Penyidikan Kasus Pemalsuan Label SNI Harus Transparan

Tak hanya itu, dari pengakuan sejumlah tersangka yang diamankan, masih banyak korban yang sudah mereka begal. Sedikitnya ada lima lokasi di Palembang yang sudah dilancarkan aski oleh kawanan  begal sadis ini. Bahkan salah satu korban harus mengalami luka lantaran dibacok oleh kawanan begal ini.

“Dari tangan para tersangka, kita turut mengamankan barang bukti kejahatan berupa satu unit sepeda motor jenis bebek hasil kejahatan tersangka dan satu bilah senjata tajam jenis pedang yang digunakan para tersangka untuk melancarkan aksinya. Atas ulahnya, para tersangka terjerat pasal 365 KUH Pidana tentang pencurian dengan kekerasan,” tandasnya.

Berikut daftar laporan para korban begal para tersangka yang diperoleh SN dari Polresta Palembang; korban Thong Kie Seng, bukti lapor No Polisi: LPB/019/I/2017/SPKT Sektor IT II Polresta Palembang, tertanggal 11 Januari 2017. Korban M Junaidi, bukti lapor No Polisi: LPB/54/II/2017/SPKT Sektor IT II Polresta Palembang, tertanggal 18 Februari 2017. Korban Muhajirin, bukti lapor No Polisi: LPB/56/II/2017/SPKT Sektor IT II Polresta Palembang, tertanggal 18 Januari 2017. Korban Virtourus Reinaldi, bukti lapor No Polisi: LPB/57/II/2017/SPKT Sektor IT II Polresta Palembang, tertanggal 20 Januari 2017. Korban Alan Perwira Negara, bukti lapor No Polisi: LPB/172/V/2017/SPKT Sektor IT II Polresta Palembang, tertanggal 12 Mei 2017. (den)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Segera Berkas Alex Mudai Dilimpahkan ke Pengadilan

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Minggu (16/1/2022) …