Polres Lubuklinggau Tangkap Dua Tersangka Kasus Narkoba









Wakapolres Lubuklinggau Kompol Asep didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Nopera menunjukkan barang bukti yang diamankan dari kedua tersangka. (Foto-Jamil/KoranSN)

Lubuklinggau, KoranSN

Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Lubuklinggau menangkap dua tersangka kasus Narkoba yang merupakan residivis. Dari tangan tersangka diamankan 159,07 gram sabu dan 194 butir ekstasi.

Kedua tersangka yang diamankan tersebut yakni HR (43) dan HW (33), yang keduanya tercatat sebagai warga Marga Bakti Kecamatan Utara I dan Jalan Pelita Lorong Mobarok Wira Karya Kecamatan Timur Dua.

Wakapolres Lubuklinggau, Kompol Asep didampingi Kasat Resnarkoba Iptu Nopera bersama Kasi Intel, Kasi Was, Kasi Propam dalam pers rilis mengungkapkan, pihaknya berhasil mengamankan dua tersangka dalam kasus kepemilikan Narkoba yang melawan hukum untuk menawarkan, menjual, membeli, menerima atau menjadi perantara dalam jual beli Narkoba golongan 1 dan 2 dan tanpa hak melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 jenis sabu dan ekstasi yang beratnya melebihi dari 5 gram.

“Perbuatan tersebut dilakukan melalui pemufakatan jahat sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dan atau Pasal 112 ayat 2 Jo Pasal 132 ayat 1 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara minimal 6 tahun dan maksimal selama 20 tahun atau seumur hidup,” tegasnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Polda Sumsel Tahan R Oknum Dosen Unsri Atas Kasus Pelecehan 3 Mahasiswi Unsri











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Sumsel Antisipasi Kemacetan Arus Balik Lebaran di Ruas Palembang Betung

Palembang, KoranSN Menghadapi puncak arus balik lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah, Direktorat Lalu Lintas Polda …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!