Polres Pagaralam Terima 5 Pucuk Senpira Dari Warga

Kapolres Pagaralam saat memperlihatkan Senpira yang diserahkan warga. (foto/Asnadi)
Kapolres Pagaralam AKBP Pambudi  saat memperlihatkan Senpira yang diserahkan warga. (foto/Asnadi)

Pagaralam, KoranSN

Kapolres Kota Pagaralam, AKBP Pambudi SIK menerima penyerahan senjata api rakitan (Senpira) jenis revolver dan laras panjang dari warga atas kesadaran sendiri. Penyerahan ini dilakukan melalui polsek setempat, Rabu (19/10/2016).

Kapolres AKBP Pambudi SIK didampingi Wakapolres Kompol Ernawan mengatakan, penyerahan 5 pucuk senjata api rakitan ini sebagai bentuk kesadaran dan taat hukum yang ditunjukan warga Kota Pagaralam. Itu metupakan bukti jika masyarakat makin cerdas dan taat hukum.

“Warga secara sukarela menyerahkan empat pucuk senjata api rakitan yang selama ini disimpan di ruman mereka. Namun sejak kita himbau berangsur-angsur kesadaran masyarakat mulai muncul, untuk menyerahkan secara kesadaran sendiri,” kata dia.

Dia mengatakan, setelah melalui pendekatan persuasif sudah ada 4 pucuk senpi rakitan yang sudah diserahkan warga melalui Polsek Pagaralam Selatan, Dempo Utara, Dempo Tengah dan Polsek Pagaralam Utara, dan terakhir Polsek Dempo Seltan, masing- masing satu pucuk dalam berbagai tipe.

Baca Juga :   Kapolres Himbau Buruh Tak Anarkis

“Kita sudah lakukan pendekatan dengan warga bila ada yang menyimpan senjata api rakitan untuk menyerahkan kepada polisi dan tidak akan ada sanksi apapun,” kata Pambudi.

Sementara itu, Kapolsek Dempo Selatan, AKP Herry Widodo, SH, didampingin Kanit Intelkam Aiptu Yoga Suganda mengatakan, penyerahan di Mapolsek Dempo Selatan, dilakukan Sulasman (40) warga Muara Tenang RT 09 RW 03 Kelurahan Prahu Dipo Kecamatan Dempo Selatan. Ia menyerahkan langsung 1 pucuk senjata api rakitan jenis revolver berwarna hitam, panjang 18 cm yang dapat menampung 1 peluru diantar langsung warga.

“Setelah kita terima selanjutnya akan langsung diserahkan ke Satuan Tahti Polres Pagaralam,” ungkap dia.

Dia mengatakan, penyerahan 1 pucuk senjata api rakitan ini sebagai bentuk kesadaran, taat hukum yang ditunjukan warga. Itu merupakan bukti jika masyarakat makin cerdas dan taat hukum.

Baca Juga :   Ada Atau Tidak Tersangka Baru Dugaan Korupsi Lapter Atung Bungsu, Tergantung Pengembangan Penyidikan

“Warga secara sukarela menyerahkan 1 senjata api rakitan yang selama ini disimpan di rumah mereka. Namun sejak kita himbau berangsur-angsur kesadaran masyarakat mulai muncul, untuk menyerahkan secara kesadaran sendiri,” kata Herry.

Herry menambahkan, sudah lakukan pendekatan dengan warga bila ada yang menyimpan senjata api rakitan untuk menyerahkan kepada polisi dan tidak akan ada sanksi hukum apapun.

“Untuk masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan agar dapat segerah menyerahkan langsung ke Polsek secara sukarela tanpa ada sanksi hukum,” pungkasnya. (asn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Dishub Empat Lawang Pasang Stiker Reflektor di Guardrail

Empat Lawang, KoranSN Dinas Perhubungan Kabupaten Empat Lawang memasang stiker reflektor di pagar pengaman (Guardrail) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.