Polres Rangkul Pencak Silat Pelihara Kamtibmas di Banyuasin



Polres Banyuasin melalui unit IV Intelkam merangkul pencak silat Setia Hati untuk bekerja sama dalam hal cipta kondisi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban.(foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Polres Banyuasin melalui unit IV Intelkam merangkul pencak silat Setia Hati untuk bekerja sama dalam hal cipta kondisi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban. Polres juga menekankan kepada anggota pencak silat yang ada di Banyuasin agar tidak membawa sajam saat beraktivitas di luar rumah.

“Kami imbau agar anggota pencak silat, menghilangkan kebiasaan membawa senjata tajam dalam berpergian keluar rumah karna saat ini telah menjadi atensi dari pimpinan untuk diberantas dikarnakan sangat meresahkan masyarakat Sumsel maupun luar sumsel yang berdampak sangat buruk penilaian masyarakat luar,” imbau Kanit IV Satintelkam Polres Banyuasin Ipda Nana R, Senin (24/2/2020).

Nana menyebut kebiasaan membawa sajam tersebut dapat menjadi suatu potensi terjadinya suatu kejadian kriminal karena dengan adanya sajam yang dibawa dapat membuat yang bersangkutan menjadi arogan dalam menyelesaikan suatu masalah.

Baca Juga :   Bedah Rumah di Banyuasin Mulai Dirasakan Masyarakat

“Pencak Silat Setia Hati merupakan salah satu perkumpulan pencak silat yang terbesar diwilayah Kabupaten Banyuasin sehingga Polres Banyuasin melalui Unit IV Intelkam merangkul untuk bekerjasama dalam hal cipta kondisi dalam pemeliharaan keamanan dan ketertiban,” tegas dia.

Menurut dia, peran serta dari warga sangat berpengaruh dalam menjaga keamanan diwilayah masing masing minimal setiap warga mempunyai kewajiban menjadi Polisi untuk dirinya sendiri dan keluarganya seperti tidak melakukan perbuatan yang melanggar hukum ataupun sampai melakukan tindak pidana sehingga sifat tersebut dapat mencegah dirinya menjadi pelaku ataupun korban dari kejahatan hukum.

“Saat ini pencak silat setia hati cabang Banyuasin diketuai oleh bapak Suparno dan disetiap kecamatan yang ada di Kabupaten Banyuasin memiliki kepengurusan Ranting dan anggota serta rutin melakukan kegiatan latihan 3 kali dalam seminggu dan setiap anggota yang bergabung tidak pernah dibatasi atau digolongkan baik menurut suku, ras ataupun agama. Hal tersebut membuat perguruan ini menjadi besar dan diikuti oleh sebagian besar masyarakat serta sangat bermanfaat untuk menyatukan masyarakat dari semua golongan,” kata dia.

Baca Juga :   Banyuasin Pilot Project Penambangan Minyak Bumi Nomor 2 Dunia

Sementara itu, pengurus Pencak Silat Setia Hati Suparno mengatakanp erguruan pencak silat setia hari sangat berterima kasih atas kerjasama yang dibangun sehingga tujuan utama dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat dapat tercapai guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Banyuasin pada khususnya dan masyarakat Sumsel pada umumnya. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bersama Kementerian PUPR, Bupati Banyuasin tanda tangani BAST dan Naskah Hibah Aset BMN

Talang Kelapa, KoranSN Penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) dan Naskah Hibah Aset Barang Milik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.