Polresta Tingkatkan Pelayanan SIM Bagi Penyandang Disabilitas

Ilustrasi. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Jajaran Sat Lantas Polresta Palembang, Selasa (11/7/2017) lebih meningkatkan lagi pelayanan masyarakat dalam pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) khusunya bagi penyandang disabilitas.

Penyandang disabilitas yang ingin melakukan pembuatan SIM D dan D II akan dipermudah dengan fasilitas-fasilitas pendukung yang sudah disiapkan.

Kasat Lantas Polresta Palembang, Kompol Yudha Widyatama Nugraha didampingi Kanit Regident, Iptu Ricky Mozam mengatakan petugasnya akan selalu siap membantu untuk pelayanan masyarakat dalam pembuatan SIM, apalagi bagi penyandang disabilitas.

“Anggota kita akan memberikan pelayanan lebih bagi penyandang disabilitas yang ingin membuat SIM yakni dengan memberikan fasilitas-fasilitas tambahan seperti kursi roda.
Kedepan, ini akan kami lengkapi lagi, apa saja peralatan yang dibutuhkan untuk kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam proses pembuatan SIM D,” ungkapnya.

Ricky Mozam menambahkan, dalam catatannya setiap tahun terdapat lima sampai 10 pemohon penderita disabilitas saja, yang membuat SIM D.

Baca Juga :   Belasan Wanita Penghibur Terjaring Razia Pol PP

“Tahun 2016 kemarin, tidak lebih dari 10 orang yang sudah membuat SIM D untuk penderita Disabilitas. Sementara untuk tahun ini belum kami lakukan pendataan,” ujarnya.

Sementara, salah satu penyandang disabilitas, Nasrudin (40), warga Perumnas Kecamatan Sako menuturkan sangat senang dengan fasilitas yang sudah disiapkan bagi orang-orang seperti dirinya.

“Saya senang atas pelayanan pembuatan SIM di Polresta Palembang ini. Ketika saya sampai dan bilang jika ingin membuat SIM, petugas kepolsian langsung membawakan saya kursi roda dan saya dipandunya untuk mendaftarkan diri ke loket khusus penyandang disabilitas,” terangnya.

Dijelaskannya, saat menjalani proses pembauatan SIM D, ia mendapatkan pelayanan yang baik dari petugas dan prosesnya tetap sama serta harganya juga sesuai dengan ketentuan.

“Paling saat pembuatan SIM saya tidak diperkenankan kemana-mana, melainkan petugas kepolisian yang langsung membantu saya dalam proses pencetakan SIM,” ungkapnya bangga dengan pelayanan yang diberikan.

Baca Juga :   Jadi Pengedar Narkoba Ujang Diciduk Polisi

Masih kata Nasrudin, tujuannya membuat SIM, yakni takut ditilang anggota Satuan Lalu Lintas jika mengendarai sepeda motor modifikasi untuk penunjang dirinya beraktifitas sehari-hari.

“Saya menggunakan motor yang sudah dimodifikasi, jadi karena takut ditilang makannya saya bikin SIM D ini. Memang orang seperti saya ini pasti memiliki rasa minder, malu atau takut, jika berkendara dan diberhentikan oleh petugas Sat Lantas. Tapi setelah membuat SIM ini, saya lega dan tak takut lagi,” akunya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …