Pos Polisi Simpang Charitas Diteror Tembakan Airsoft Gun







Pihak kepolisian melakukan olah TKP di Pos Lalu Lintas 408 Simpang Charitas Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pos Polisi Lalu Lintas 408 Simpang Charitas Palembang, Selasa pagi (11/7/2017) sekitar pukul 04.30 WIB mendapat teror tembakan airsoft gun yang dilakukan orang tak dikenal. Meskipun kaca bagian depan pos tidak pecah akibat tembakan namun bekas tembakan meninggalkan lubang kecil di kaca.

Diduga saat kejadian di dalam pos tersebut sedang tidak dijaga oleh pihak kepolisian. Kejadian tersebut pun baru diketahui pagi harinya, saat petugas Sat Lantas yang bertugas di pos itu datang ke lokasi. Namun sayangnya, petugas kepolisian Sat Lantas tersebut enggan memberikan komentar saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan.

“Kami tak ada wewenang memberikan keterangan, jadi silakan ke Polresta Palembang saja. Sebab, ada saksi yang melihat kejadian ini langsung dibawa untuk diperiksa di sana,” ujar seorang petugas Sat Lantas saat ditemui di lokasi kejadian.

Sementara pihak Identifikasi Polresta Palembang bersama aparat kepolisian Sat Reskrim Polresta Palembang dan Polda Sumsel mendatangi lokasi kejadian usai mendapatkan informasi tersebut. Setiba di lokasi, petugas melakukan olah TKP dan hasilnya didapati barang bukti berupa satu butir gotri (bulatan logam) yang merupakan peluru airsoft gun.

Terkait kejadian ini, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Agung Budi Mayoto mengungkapkan, usai mendapati laporan pihak kepolisian langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah TKP.

“Hasil olah TKP, penembakan tersebut bukan menggunakan senjata api (Senpira) melainkan mengunakan Airsoft Gun. Sebab, dari olah TKP tidak ditemukan bubuk mesiunya, anggota hanya mendapati gotri Airsoft Gun saja,” ungkap Kapolda.

Baca Juga :   Soal Total Loss Kerugian Negara, Kejati Tegaskan Akuntan Independen Boleh Audit Perkara Masjid Sriwijaya

Kapolda menilai jika pelaku penembakan Pos Polisi Lalu Lintas Simpang Charitas tersebut sudah keterlaluan. Dari itulah ia memerintahkan anggotanya untuk melakukan penyelidikan guna menangkap pelakunya.

“Itu (pelakunya) orang iseng tapi keterlaluan nanti ketangkap kita proses hukum. Kejadian ini sama seperti kejadian di Jakarta beberapa bulan lalu, dimana pelakunya juga sama menembak pos polisi menggunakan airsoft gun,” tandasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Riduan Bantah Terima Rp 7 Miliar, Siap Ajukan Justice Collaborator Bongkar Keterlibatan Pihak Lain dalam Dugaan Korupsi Internet Desa Dinas PMD Muba

Palembang, KoranSN Riduan salah satu tersangka dugaan korupsi pembuatan dan pengelolaan jaringan/instalasi komunikasi dan informasi …

error: Content is protected !!