Presiden Jokowi Diminta Koreksi Keputusan Blok Mahakam

blok mahakam

JAKARTA – Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB) meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengoreksi keputusannya terkait pengelolaan Blok Mahakam, Kalimantan Timur yang menjadikan PT Pertamina tidak mengelola 100% saham sesuai PP No 35/2014.

Presiden FSPPB Eko Wahyu Laksmono menuturkan, hal ini sebagai wujud kekecewaan pekerja terhadap ketidakberpihakan pemerintah terhadap Pertamina terkait pengelolaan Blok migas tersebut.

‎”Kami minta Jokowi segera mengoreksi keputusan share down Blok Mahakam yang menjadikan pertamina tidak 100% mengelola,” katanya di kantor pusat Pertamina, Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Sementara itu, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Migas Faisal Yusra ‎mengatakan, saat ini BUMN migas tersebut hanya menguasai 15% migas di Indonesia, sementara sekitar 85% dikuasai asing. Sebab itu, ini menjadi alasan seberapa pentingnya Blok Mahakam bagi bangsa dan negara.

Baca Juga :   KPU: Lima Daerah Belum Tandatangani NPHD

“Sebab itu kita tidak berdaulat dalam bidang energi. Untuk meningkatkan penguasaan dalam rangka pembangunan kedaulatan nasional, ini jadi hal penting bagi bangsa ini dalam perjuangan penguasaan blok migas,” tegas dia.

Terlebih, perseroan telah menyatakan kesanggupannya mengelola Blok Mahakam 100%. Perusahaan pelat merah ini telah memiliki pengalaman dalam pengelolaan blok migas yang lebih kompleks seperti West Madura Offshore (WMO).‎

‎Seperti diketahui, pemerintah melalui Kementerian ESDM menyampaikan keputusannya terkait Blok Mahakam bahwa Pertamina dan BUMD mendapatkan saham 70%. Adapun operator lama, Total dan Inpex mendapatkan saham 30%. (net)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

PGRI Tolak Rencana Penghapusan Pelajaran Sejarah

Jakarta, KoranSN Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI) Prof Dr Unifah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.