Prinsip Hidup Sutopo dalam Kenangan Jokowi







Sutopo Purwo Nugroho saat bertemu Jokowi. (foto-detiknews)

Jakarta, KoranSN

Kepergian Sutopo Purwo Nugroho meninggalkan duka bagi rakyat Indonesia, termasuk Presiden Joko Widodo (Jokowi). Prinsip hidup Sutopo jadi kenangan tersendiri bagi Jokowi.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB itu mengembuskan napas terakhirnya di Guangzhou, China, Minggu (7/7/2019), pukul 02.20 waktu setempat (01.20 WIB) dalam perawatan di Guangzhou. Sutopo berada di Guangzhou sejak Juni 2019 untuk menjalani perawatan terkait penyakit kanker paru-paru yang dideritanya.

Semasa hidupnya, Sutopo menjadi ujung tombak pemberi informasi terkait bencana kepada masyarakat maupun media. Kanker yang mengggerogoti tubuhnya tak menjadi alasan bagi Sutopo untuk menyerah. Aktif di media sosial, sosoknya jadi makin dikenal oleh masyarakat sepanjang waktu berjalan dan memberi kesan bagi banyak warga Indonesia.

Di antara sederet penghargaan yang pernah ia raih, Sutopo saat ini memiliki satu impian yaitu bersalaman dengan Jokowi. Impian Sutopo untuk bertemu dan bersalaman dengan Jokowi sebenarnya tak banyak yang tahu. Hingga Sutopo menceritakannya kepada detikcom di sebuah malam di awal Februari 2018, belum lama setelah dirinya divonis dokter mengidap kanker paru stadium IVb.

Baca Juga :   Pembangunan Bozem Asemrowo Surabaya Dinilai Mampu Kendalikan Banjir

“Saya belum pernah punya kesempatan berjabat tangan dengan Pak Jokowi. Meski saat menangani bencana longsor Banjarnegara, gempa Pidie Jaya, kebakaran hutan dan lahan, erupsi Gunung Agung, dan lainnya, saya tidak bisa salaman karena tidak bisa masuk,” ujar Sutopo pada Februari 2018.

Hingga akhirnya mimpinya itu terwujud pada Oktober 2018. Sutopo bertemu dan bersalaman dengan Jokowi. Bagi Sutopo, mimpinya yang jadi nyata itu merupakan kado terindah untuknya.

“Ini suatu nikmat yang sangat luar bisa, hari ini saya bisa langsung berjumpa, bertatap mata langsung dengan Bapak Presiden, bisa bersalaman langsung dengan Bapak Presiden,” kata Sutopo usai bertemu dengan Jokowi,” ucap Sutopo pada Oktober 2018.

Sementara itu, Jokowi mengatakan dirinya sangat menghargai dedikasi Sutopo dalam bekerja. Apalagi, Sutopo tetap melayani berbagai pertanyaan meski tengah mengidap kanker stadium empat.

“Saya sangat menghargai sekali dedikasi Pak Sutopo terutama dalam hal menginformasikan bencana-bencana yang ada. Dan saya tadi juga baru tahu diberi tahu mengenai kondisi beliau dan itu sangat memberikan sebuah penghargaan, kepada sebuah pekerjaan, dedikasi, sebuah pekerjaan yang luar biasa,” ucap Jokowi saat itu.

Baca Juga :   UI Kembangkan Vaksin DNA dan RNA untuk COVID-19

Kini, Sutopo berpulang setelah berjuang melawan kanker paru-paru. Berduka, Jokowi mengenang pertemuannya dengan Sutopo itu. Ada prisip hidup yang pernah diceritakan Sutopo pada Jokowi.

“”Hidup itu bukan soal panjang pendeknya usia, tapi seberapa besar kita dapat membantu orang lain,” kata Pak Sutopo, suatu ketika. Dan ia mengamalkan kalimat itu dengan baik,” tulis Jokowi di Instagram, Minggu (7/7/2019).

“Selamat jalan, Pak Sutopo. Semoga amal ibadahmu diterima di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberiNya kekuatan dan kesabaran. Amin ya rabbal alamin,” lanjutnya.

Jenazah Sutopo Purwo Nugroho tiba di rumah duka Raffles Hill Cibubur pada Minggu (7/7/2019) malam. Senin (8/7/2019) pagi, jenazah akan diterbangkan ke Bandara Adi Soemarmo untuk dimakamkan di Boyolali. (detikcom)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Puncak Peringatan Hari Kekayaan Intelektual 2024, Kanwil Kemenkumham Sumsel Hadiri Forum Indikasi Geografis Nasional

Jakarta, KoranSN Mewakili Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Ika Ahyani Kurniawati …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!