Prioritaskan Keberangkatan Calon Jamaah Abu Tours yang Tambah Uang

Perwakilan Abu Tours Makassar, Andi Akbar Hasban. (Foto-foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Pihak Abu Tours berjanji akan memberangkatkan umroh sekitar 7000 lebih calon jamaah di Sumsel paling lambat akhir tahun 2018. Namun yang diprioritaskan berangkat yakni calon jamaah yang mengikuti Maklumat Abu Tours, salah satunya menambah uang keberangkatan.

Perwakilan Abu Tours Makassar, Andi Akbar Hasban, Selasa (27/2/2017) mengatakan, kedatangannya ke Palembang sebagai bentuk itikad baik untuk memberangkatan semua calon jamaah yang telah mendaftar berangkat umroh di Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Namun untuk tahap awal keberangkatan umroh, diutamakan para calon jamaah yang mengikuti maklumat Abu Tours pusat yang belum lama ini telah dikeluarkan, yakni salah satunya satu jamaah yang menambah sejumlah uang.

“Awal Maret 2018 ini ada calon jamaah dari Kantor Abu Tours Palembang yang diberangkatkan. Tapi yang diprioritaskan berangkat yang mengikuti maklumat. Sedangkan untuk calon jamaah lainnya, juga akan kami berangkatkan secara bertahap, Insya Allah sampai akhir 2018 nanti semua calon jamaah umroh berangkat,” ujarnya.

Dijelaskannya, bahkan di daerah lainnya di Indonesia, Abu Tours juga telah mulai memberangkatkan para calon jamaah umroh.

Baca Juga :   Ditinggal ke Kebun, Rumah Siti Ludes Terbakar

“Bahkan pimpinan Abu Tours, Muhammad Hamzah Mamba kini sedang berada di Mekkah mendampingi para jamaah yang telah berangkat umroh. Sedangkan untuk pimpinan Kantor Abu Tours Cabang Palembang bernama Ridwan, saat ini yang bersangkutan sedang berobat di Makassar, makanya saya mewakili Abu Tours pusat datang ke Palembang untuk menjembatani semua calon jamaah agar semuanya bisa berangkat umroh,” katanya.

Disinggung terkait alasan tidak diberangkatkannya para calon jamaah umroh? Dikatakannya jika hal tersebut terjadi karena adanya masalah teknis.

“Ada masalah teknis, yang jelas kami berniat baik untuk memberangkatan para calon jamaah. Sebab, kalau kami tidak ada niat baik buat apa kami datang ke Palembang. Insya Allah, semuanya berangkat,” janjinya.

Lebih jauh dikatakannya, jika pihaknya sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk kembali membuka Kantor Abu Tours Cabang Palembang. Tujuannya, agar para calon jamaah yang belum berangkat umroh bisa mendapatkan informasi jadwal keberangkatan serta informasi lainnya.

“Secepatnya kami akan buka kantor ini, mungkin besok (hari ini) atau lusa. Sedangkan terkait izinnya, kan ada dua versi, dan kami ada izin dari pusat. Buktinya, selama ini kami sudah 5 tahun beroperasi di Palembang,” tandasnya.

Baca Juga :   Simpan Narkoba Dalam Sikat Kamar Mandi, IRT di Soekarno Hatta Dibekuk
Kuasa Hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio

Sementara Kuasa Hukum Abu Tours, Heri Edi Satrio menambahkan, pihak Abu Tours akan secara perlahan memberangkatkan semua calon jamaah umroh.

“Meret 2018 ini ada 6000 calon jamaah yang akan diberangkatkan Abu Tours Pusat. Dari jumlah tersebut, 400 hingga 500 orang merupakan calon jamaah di Sumsel yang telah mendaftar di Kantor Abu Tours Palembang ini. Tapi, yang diberangkatan tersebut yang mengikuti maklumat. Sedangkan untuk yang tidak mengikuti maklumat juga akan diusahakan berangkat, akan tetapi jadwalnya diatur. Jadi, Abu Tours memiliki niat baik,” jelasnya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk proses hukum Abu Tours di Polda Sumsel, dirinya selaku pihak kuasa hukum akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan selalu kooperatif menghadirkan saksi-saksi dari pihak Abu Tours yang dibutuhkan oleh penyidik.

“Selain kooperatif, pihak Abu Tours juga berusaha memberangkatan semua calon jamaah umroh. Jadi, Abu Tours bertanggungjawab. Nah, terkait selama ini adanya calon jamaah yang tidak berangkat umroh, itu terjadi karena masalah teknis dan tidak bisa kami jelaskan. Intinya, kami akan mengikuti proses hukum sembari memberangkatkan para calon jamah umroh,” pungkasnya. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Sumsel Bongkar Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 5,6 Miliar

Palembang, KoranSN Subdit IV Tipidter Ditreskrimsus Polda Sumatera Selatan (Sumsel) membongkar kasus penyelundupan 37.804 benih …

error: Content is protected !!