Program 5.000 Jamban di OKI Dimulai

Kadinkes OKI dan Dandim menyaksikan pembuatan jamban di Desa Celikah

Kayuagung, SN

Dinas Kesehatan (Dinkes) OKI dan TNI dari Kodim 0402 OKI/OI mulai melaksanakan program pembuatan 5 000 unit jamban yang tersebar di seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten OKI. Pembuatan jamban ini agar tidak ada lagi masyarakat yang buang air besar sembarangan (BABS).

Desa Celikah Kecamatan Kota Kayuagung menjadi tempat pertama dimulainya pelaksanaan pembangunan jamban dalam  program Serbuan Teritorial  membangun 5 000 Jamban. Pembuatan jamban kemarin disaksikan Kadinkes OKI HM Lubis SKM MKes MM dan Dandim 0402 OKI/OI Letkol Inf M Arif Suryandaru.

Dandim mengatakan, kegiatan serbuan teritorial pembangunan jamban tersebut bekerjasama  dengan Dinas Kesehatan OKI. Fungsi pihaknya yakni mempersiapkan personil untuk bersama-sama dengan masyarakat secara gotong royong membangun jamban.

Baca Juga :   OKI Terima Bangub 35,5 Miliar, Terbesar se-Sumsel

“Hari ini kita mulai membangun 1 unit jamban, semoga target 5000 jamban bisa terwujud,”Dandim sembari mengatakan untuk mewujudkan Kabupaten OKI Stop BAB Sembarangan harus ada keseriusan semua pihak dan masyarakat.

Dijelaskannya pula, jika jamban itu selesai nantinya akan diberikan kepada warga masyarakat secara gratis khususnya masyarakat yang kurang mampu. Program jambanisasi juga untuk mewujudkan pola hidup bersih dan sehat bagi masyarakat.

Kepala Dinas Kesehatan OKI HM Lubis SKM MKes menambahkan, pihaknya memberikan apresiasi atas semangat prajurit TNI yang bersama-sama dengan Dinkes OKI untuk mewujudkan program jambanisasi bagi masyarakat OKI.

Baca Juga :   Petinggi Polda Datangi Posko Paslon

“Harapan kami agar warga masyarakat OKI bisa memanfaatkan jamban ini sehingga Stop BAB Sembarangan akan terwujud,”ungkap Lubis. (iso)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Gubernur Panen Padi di OKU Timur

OKU Timur, KoranSN Petani di Sumsel semakin dimudahkan dalam meningkatkan hasil produktivitas pertaniannya. Kartu Tani …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.