Proses PAW Enam Anggota DPRD Sumsel Masih di Mendagri



Ramadhan S Basyeban. (foto-dok/anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Proses pengganti antar waktu (PAW) enam anggota DPRD Sumsel yang mencalonkan diri sebagai calon kepala daerah masih di Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta.

Sekretaris DPRD Sumsel Ramadhan S Basyeban mengatakan, pihaknya masih menunggu proses di Mendagri selesai untuk kemudian menggelar rapat paripurna penggantian antar waktu.

“Sekarang prosesnya masih di Mendagri, setelah itu selesai akan dikembalikan ke Gubernur untuk kemudian disampaikan ke kita. Selanjutnya, kita akan rapatkan dengan Banmus untuk dijadwalkan pelantikannya,” terang Ramadhan, Senin (5/3/2018).

Di sisi lain kata Ramadhan, sejak ditetapkan menjadi calon kepala daerah oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), semua hak keuangan dan hak administrasi anggota dewan sudah tidak diberikan.

“Aturannya itu terhitung sejak mereka ditetapkan sebagai calon kepala daerah semua haknya sudah putus, termasuk juga kendaraan dinas. Kita berharap semua kendaraan dinas segera dikembalikan, seharusnya mulai Oktober lalu kendaraan dinas sudah dikembalikan terhitung sejak menerima tunjangan transportasi,” ungkapnya.

Keenam anggota DPRD Sumsel yang maju pada pilkada serentak, 27 Juni mendatang, yakni Giri Ramanda N Kiemas (PDI Perjuangan), Nopran Marjani (Gerindra), Joncik Muhammad (PAN), Yulius Maulana (PDI Perjuangan), Arkoni (Partai Hanura), dan Ahmad Yani (Demokrat).

Baca Juga :   Tol TAA Telan Dana Rp 14 Triliyun

Sementara untuk penggantian antar waktu (PAW) almarhum Muhammad Tukul (PKS), tinggal menunggu jadwal Banmus untuk dilaksanakan acara pelantikan PAWnya.

“Untuk Pak Tukul ini sudah ada penggantinya, hanya tinggal menunggu jadwal banmus untuk segera ada pelantikan,” pungkasnya. (awj)







Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Airlangga Hartarto Puji Kinerja Pertumbuhan Ekonomi Sumsel Tetap Solid dengan Inflasi Terjaga

Palembang, KoranSN Penjabat (Pj) Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), Elen Setiadi SH MSE bersama Forum Koordinasi …

error: Content is protected !!