Protokol Kesehatan di Tengah Mulai Pulihnya Geliat Wisata



Karena itu, yang lebih penting diharapkan wisatawan saat ini adalah soal kebersihan, kesehatan, keamanan dan kelestarian lingkungan atau “clean, health, safety & environment” (CHSE). Keputusan Menkes

Guna memberi rujukan umum, pada 22 Juni 2020 Kemenparekraf melansir Keputusan Menteri Kesehatan (KMK) Nomor HK.01.07/Menkes/382/2020.

KMK tersebut resmi telah mengesahkan protokol kesehatan di sektor parekraf yang disusun Kemenparekraf/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif bersama para pemangku kepentingan dan kementerian terkait.

Protokol kesehatan di sektor parekraf, menurut Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kemenparekraf R Kurleni Ukar disusun berlandaskan atas tiga isu utama, yakni kebersihan, kesehatan, dan keamanan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Warga Tanjungpunai Rintis Pembangunan Wisata Mangrove







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Sejumlah Objek Wisata di Biak Kembali Beroperasi 100 Persen

Biak, KoranSN Sejumlah objek wisata di Kabupaten Biak Numfor, Papua, sudah kembali beroperasi secara penuh …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.