Proyek Masjid Sriwijaya Dilelang Saat Dana Belum Ada, Ketua Majelis Hakim: Itu Menyalahi Perpres



Para saksi saat dihadirkan dalam sidang terdakwa dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Ketua Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang Sahlan Effendi SH MH, Selasa (12/10/2021) menegaskan, proyek pembangunan Masjid Sriwijaya yang dilelang disaat belum ada dana tentunya menyalahi Peraturan Presiden (Perpres) No. 54 tahun 2010.

Hal itu dikatakan Hakim saat mencecar saksi Edy Garibaldi, PNS di Dinas PU Perkim Sumsel yang merupakan Sekretaris Panitia Lelang Masjid Sriwijaya dan juga Anggota Divisi Hukum dan Administrasi Lahan Masjid Sriwijaya yang menjadi saksi dalam sidang Eddy Cs, empat terdakwa dugaan korupsi Masjid Sriwijaya di Pengadilan Tipikor Palembang.

Baca Juga :   Hadirkan Beragam Pilihan Gadget 4G Terbaik, Telkomsel Gelar Ramadhan Fair 2018

Di persidangan, awalnya saksi Edy Garibaldi selaku Sekretaris Panitia Lelang Masjid Sriwijaya mengatakan, jika dalam proses lelang proyek Masjid Sriwijaya dirinya memiliki tugas menyiapkan semua dokumen untuk proses lelang. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Keterangan Berkelit, Hakim Perintahkan Jaksa Catat Mantan Direktur Keuangan PT Brantas Abipraya Ir Syarif

Palembang, KoranSN Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Palembang Sahlan Effendi SH MH memerintahkan Jaksa Penuntut Umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.