Proyek Tol Pematang Panggang-Kayuagung Didemo

Pengunjuk rasa saat berorasi di depan petugas keamanan. (Foto-Maniso/Koransn)

Kayuagung, KoranSN

Mega proyek pembangunan Jalan Tol Pematang Panggang-Kayuagung yang terlaksana 1 tahun ini telah menimbulkan dampak positif dan negatif. Negatifnya, jalan perkotaan rusak dan meresahkan warga.

Efek negatif ini berbuntut panjang karena telah menelan korban jiwa pekan lalu. Selain korban jiwa, kerusakan jalan berlumpur saat hujan dan berdebu kala tak hujan sudah kerap membahayakan keselamatan warga setempat dan pengguna jalan.

Belum lagi sering terjadi pengguna kendaraan terjatuh karena masuk lobang jalan dan tergelincir karena jalan licin. Bahkan ada mobil warga yang ringsek karena terbentuk truk muatan material proyek, yang tak mampu menanjak karena over kapasitas.

Wargapun akhirnya berdemonstrasi ke DPRD OKI, Senin (5/3/2018) karena tak tahan lagi menerima efek negatif ini. Inti tuntutan massa yang berjumlah lebih kurang 50 orang ini mendesak Pemkab OKI dan DPRD OKI bertindak tegas atas rentetan kejadian yang sudah menelan korban jiwa.

Massa yang mengatasnamakan Serikat Pemuda dan Masyarakat (SPM) Sumsel ini diterima anggota DPRD OKI Dapil I yang meliputi Kayuagung dan kecamatan sekitarnya. Dialog dilakukan di Ruang Banmus/Banggar lantai II Sekretariat DPRD OKI.

Adapun pernyataan sikap massa aksi yakni; mendesak DPRD OKI agar lebih aktif memantau proyek tol agar lebih profesional dan tidak lagi merugikan masyarakat, meminta DPRD OKI turun ke jalan mengstop sementara aktivitas kendaraan proyek, yang melintasi Jembatan Komering, karena sudah ada korban jiwa.

Kemudian mendesak DPRD OKI dan penegak hukum membentuk tim untuk mengusut tuntas izin Amdal yang diduga mencemari Sungai Komering serta mendesak DPRD OKI merekomendasi ke bupati untuk menindak tegas perusahaan yang melanggar kesepakatan.

Baca Juga :   Ilyas Panji Alam Rombak Gerbong Pemerintahan

Korlap SPM Sumsel, Yopi Damarian SH mengatakan, demo ini bukan tak mendukung proyek tol, tapi meminta Pemkab OKI dan DPRD agar tidak lalai tanpa respon dengan kelalain perusahaan penggarap proyek tol.

Sementara Ali Aman mewakili warga Kelurahan Kutaraya Kayuagung menambahkan, warga telah memilih wakil rakyat pada Pemilu 2014 lalu, tapi anggota dewan yang dipilih rakyat ini hanya diam mengetahui efek negatif proyek tol.

“DPRD OKI jangan awasi Pemda saja, tapi juga proyek ini,” kritis Ali Aman.

Sementara Wakil Ketua II DPRD OKI, H Nawawi Anang SH didampingi anggota dewan lainnya yakni Budiman SHI (Fraksi PAN), Juni Alpansuri SSi (Fraksi Hanura), Effredi Jurianto SH (Fraksi Golkar dan H Sholahudin Djakfar SH (NasDem) sangat mendukung aspirasi massa. (iso)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pemkab OKI Targetkan Indeks Pembangunan Statistik Meningkat

Kayuagung, KoranSN Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan Indeks Pembangunan Statistik (IPS) di wilayah ini meningkat. Upaya …

error: Content is protected !!