PSBB Kota Palembang Kembali Dilanjutkan ke Periode Kedua





Walikota Palembang, H Harnojoyo memberikan keterangan pers seusai rapat evaulasi PSBB Kota Palembang. (foto-ferdinand/koransn)

PEMBATASAN Sosial Berskala Besar (PSBB) Kota Palembang periode pertama kini telah berakhir, hingga saat ini Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang melanjutkan PSBB periode yang kedua. Hal tersebut dikatakan Walikota Palembang, H Harnojoyo, Selasa (2/6/2020).

Menurut Walikota Harnojoyo, PSBB Kota Palembang periode pertama yang telah dilaksanakan selama ini, telah berhasil meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Palembang tentang protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

“Kita bersyukur, hasil PSBB periode pertama di Kota Palembang berhasil memberikan kesadaran masyarakat tentang protokol kesehatan. Hal tersebut diketahui dimana selama PSBB dilakukan, 33 persen masyarakat yang tidak ada kepentingan tetap berada di rumah, 16 persen masyarakat pergi ke kantor, 14 persen pelayanan dan kesehatan, dan 5 persen masyarakat pergi ke pasar. Artinya, PSBB yang sudah dilakukan menjawab tentang kepatuhan masyarakat jika kalau tidak penting tidak keluar rumah, inilah upaya terbaik kita untuk menekan penyebaran virus corona di Kota Palembang,” katanya.

Masih dikatakannya, sedangkan untuk warga yang melakukan pelanggaran selama PSBB periode pertama setiap harinya semakin membaik.

“Kita contohkan saja seperti masker, sejak diberlakukan PSBB Kota Palembang sampai saat ini sebanyak 99,7 persen masyarakat Pelembang sudah menggunakan masker,” ujarnya.

Diungkapkannya, sedangkan untuk penerapan PSBB periode kedua tentunya akan ada beberapa hal yang diperbaiki dalam Perwali. Tujuannya agar pencegahan Covid-19 di Kota Palembang lebih maksimal.

“Kalau selama PSBB yang pertama kita memberikan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat di tempat-tempat tertentu, yakin di 13 check point yang sudah ada. Dari itulah untuk PSBB yang kedua kita lebih maksimal lagi dengan melibatkan semua unsur seperti TNI, Polri, Sat Pol PP dan lainnya untuk melakukan check point di pusat keramaian dan di tengah masyarakat terkait edukasi protokol kesehatan. Jadi yang sudah baik pada PSBB kedua ini akan kita tingkatkan lagi,” jelasnya.

Baca Juga :   Sertijab Walikota Lubuklinggau Berlangsung Khidmat

Dilanjutkannya, dalam perbelakuan PSBB periode kedua tersebut pihaknya akan lebih dulu menyampaikan Perwali ke Guburnur Sumsel yang kemudian diteruskan kepada Menteri Kesehatan.

“Sedangkan untuk sanksi bagi para pelanggar PSBB kita lakukan dengan cara yang humanis. Dan yang terpenting, kita sudah melakukan apel operasi gabungan TNI Polri terkait mendisiplinkan masyarakat, jadi petugas di lapangan nanti akan bekerja secara maksimal agar masyarakat lebih disiplin lagi dengan protokol kesehatan. Selain itu, dalam PSBB ini tidak ada penghentian kegiatan usaha namun yang ada hanya pembatasan. Dari itu semua pelaku usaha harus betul-betul melakukan protokol kesehatan,” paparnya.

Lebih jauh dikatakannya, sedangkan untuk penerapan PSBB di tempat-tempat ibadah pihaknya tetap berpedoman kepada Kementrian Agama dan MUI.

“Kemudian untuk di sekolah-sekolah para pelajar diberlakukan belajar dari rumah. Selain itu, kita juga akan

sesuaikan dengan peraturan dari Kementrian Pendidikan,” tandasnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Palembang, Fitrianti Agustinda menambahkan, pada PSBB periode kedua social distancing atau jaga jarak di pasar-pasar akan lebih ditingkatkan.

Baca Juga :   Bupati OKI Wujudkan Penerangan Daerah Pesisir

“Selama ini social distancing di pasar sudah dilakukan namun kedepan kita tingkatkan lagi agar masyarakat lebih patuh dengan protokol kesehatan,” ungkapnya.

1.750 Satgas Gugus Tugas Siaga 24 Jam

KAPOLRESTABES Palembang, Kombes Pol Anom Setyadji menegaskan, dalam PSBB periode kedua Kota Palembang ada sebanyak 1.750 personil Satgas Gugus Tugas terdiri dari TNI, Polri, ASN Pemkot Palembang dan Sat Pol PP disebar di semua are publik dan pasar-pasar.
“Ribuan personil Satgas Gugus Tugas ini dikerahkan 24 jam yang difokuskan ke pusat kegiatan masyarakat,” tegasnya.
Dijelaskan Kapolrestabes, untuk PSBB Kota Palembang periode pertama terlah berakhir pada tanggal 2 Juni 2020 pukul 00.00 WIB. Dari itulah sesuai peraturan Permenkes untuk PSBB yang kedua kembali diajukan ke Kementrian Kesehatan.
“Meskipun demikian, sambil menunggu pemberlakuan PSBB periode kedua tersebut kita sudah mulai jalankan penegakan disiplin protokol kesehatan di tengah masyarakat makanya 1.750 personil Satgas Gugus Tugas kita disebar. Para personil tersebut akan memberikan pendisiplinan kepada warga yang sifatnya himbau dan edukasi, dan kalau ada pelanggaran tentunya akan kami tegur yang tujuannya untuk mengajak masyarakat agar lebih dewasa lagi mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya. (adv/fer)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

APBD-P Tahun 2022 Disahkan, Terjadi Kenaikan Anggaran Sebesar Rp 50 Miliar

PEMERINTAH Kabupaten PALI bersama DPRD PALI mengesahkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!