PT ATS Ajukan Perpanjangan Kontrak ke Pemprov Sumsel

Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya saat melakukan audiensi dengan Direksi PT Adhya Tirta Sriwijaya (ATS). (foto-humas pemprov)

Palembang, KoranSN

Direksi PT Adhya Tirta Sriwijaya (ATS) melakukan pertemuan dengan Wakil Gubernur Sumsel, Mawardi Yahya dalam rangka membahas kerjasama dan menidaklanjuti pengembangan kapasitas di ruang rapat gubernur, Senin (10/12/2018).

Tak hanya itu, audiensi ini juga membahsa soal akan berakhirnya kontrak kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sumsel ditahun 2020 nanti.

Seperti diketahui, PT. ATS yang berkantor di wilayah Maskarabet/ Sukarami ini memiliki pelayanan air minum yang saat ini masih bekerjasama dengan Pemprov Sumsel hingga November 2020.

Dirut PT ATS, Mugiarto mengatakan, perjanjian konsensi ini sudah sejak tanggal 1 November 2000 sehingga tahun berakhir 20 tahunnya itu di November 2020.

“Perjanjian ini pun sudah diamandemen pada tahun 2011, karena di perjanjian awal kita hanya mengelola aset milik Pemprov Sumsel 80 liter perdetik dan dengan amandemen ini maka kita bisa mengembangkan untuk memeperluas, serta memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat,”katanya.

Sementara Wagub Sumsel Mawardi Yahya sangat menyambut baik atas kehadiran dari Direksi PT ATS. Setelah mendengarkan penjelasan dari pihak PT. ATS, mantan Bupati Ogan Ilir itu menarik kesimpulan bahwa PT. ATS akan berakhir kerjasama ditahun 2020, namun masih ada waktu dua tahun lagi. Akan tetapi ada satu keiinginan dari PT. ATS kerjasama ini apakah akan dilanjut atau distop tahun 2020.

Baca Juga :   Biro Humas Sumsel Sabet Penghargaan Penerbitan Media Internal 2017

“Saya hanya mengambil garis pokoknya,” terang Wagub.

Dia menilai dengan kerjasama yang dikelola oleh PT ATS, Alhamdulilah tidak ada komplain masalah mutu air. Satu komitmen bersama kebutuhan air ini kalau disituasi sampai sekarang sangat memberikan arti membantu masyarakat.

“Kita akan melaporkan dulu dengan Pak Gubernur bahwa paling tidak kita merekomendasikan bahwa kerjasama ini Insya Allah akan kita lanjutkan. Tapi bagaimana selain memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat di Sumsel dan kita harapkan bagaimana dapat lebih banyak memberikan kontrsibusi kepada PAD yaitu APBD Sumsel,” kata Wagub.

Tentunya lanjut Wagub, kerjasama ini tidak segampang untuk memutuskan kerja sama, sehingga perlu dibentuk tim ataupun rumusan dalam tindak lanjut kerjasama kedepan ini.

Baca Juga :   Bawaslu RI dan DKPP Harus Turun Tangan

“Konsep yang diberikan oleh PT. ATS untuk bentuk BOT mungkin rumusan itu lebih baik yang kita inginkan B to B,”sarannya.

Secara manajemen kata Wagub, pihaknya menyerahkan kepada PT. ATS untuk B to B tapi tetap ada peran pemerintah untuk koreksi setiap ada kebijakan. Hal ini kata Mawardi akan secepatnya disampaikan kepada Gubernur.

Untuk perluasan, dirinya sepakat agar lebih efisien PT.ATS agar bekerjsama dengan Kabupaten Banyuasin. Untuk perluasan dirinya meminta melalui Asisten II Yohanes untuk dirumuskan agar dapat difasilitasi supaya hadirnya Bupati Banyusin dalam hal kerjasmaa ini.

“Kemarin saya bertemu dengan Bupati Banyusin dia meminta sampai ke arah Borang, Kenten Laut hingga Talang Kelapa,” jelasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

HUT Golkar ke-56 Bakal Diwarnai Rekor MURI

Palembang, KoranSN DPD Partai Golkar Sumsel akan menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.