Puluhan Lapak Pedagang di Pasar 7 Ulu Dibongkar

Petugas Satpol PP saat melakukan penertiban di Pasar 7 Ulu Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Puluhan lapak pedagang di Pasar 7 Ulu yang dinilai menyalahi aturan, Rabu pagi (7/11/2018) sekitar pukul 09.10 WIB ditertibkan oleh Satpol PP Kota Palembang.

Sedikitnya sekitar 60 personel Satpol PP diterjunkan untuk melakukan pembongkaran lapak-lapak pedagang yang sebagian besar berjualan sayur-sayuran, daging dan ikan tersebut.

Pembongkaran berjalan lancar tanpa ada sedikitpun protes yang dilakukan para pedagang. Para pedagang hanya bisa pasrah saat petugas membersihkan lapak mereka.

Lurah 7 Ulu Palembang Herri Yanto ketika menghadiri paparan Camat SU I dihadapan Tim Penilaian Kenerja Kecamatan di Kantor Camat SU I mengatakan, sebagian lapak pedagang yang menyalahi aturan langsung ditertibkan oleh Satpol PP.

“Ya pagi tadi memang ada penertiban di Pasar 7 Ulu. Sebagian lapak pedagang yang menyalahi aturan langsung ditertibkan,” katanya.

Baca Juga :   Gubernur Alex Noerdin Jualan di BBTV 2017

`Sementara, Kasi Operasional dan Koordinator Lapangan, Hendra yang pemimpin langsung penertiban menerangkan, sebelum dilakukannya penertiban sudah terlebih dulu disampaikan ke pedagang jika akan ada penertiba bagi pedagang yang lapaknya menyalahi aturan.

“Tidak hanya Pasar 7 Ulu saja kita tertibkan, tetapi seluruh pasar tradisional di kota Palembang jika menyalahi aturan akan kita tertibkan. Lokasi ini kita bongkar karena merupakan zona hijau, kita juga sebelumnya sudah berkordinasi dengan Lurah 7 Ulu terkait pembongkaran ini,” katanya.

Dijelaskannya, surat edaran untuk pembongkaran sudah diberikan 10 hari yang lalu. Mereka membongkar tempatnya sendiri, jika masih ada pedagang yang membandel, terpaksa Satpol PP yang akan melakukan pembongkaran dan barang dagangannya akan disita.

“Tak hanya kita, Pak Lurah 7 Ulu sendiri sebelumnya juga sudah memberikan himbauan kepada para pedagang terkait masalah ini,” jelasnya.

Baca Juga :   2018, RSUD Provinsi Beroperasi

Sedangkan salah seorang pedagang bernama Her (45), menyayangkan kenapa hanya lapak dangangannya saja yang terkena pembongkaran. Namun lapak dagangan lain yang dinilainya juga menyebabkan kemacetan tidak terkena pembongkaran.

“Semestinya bukan kita saja. Masih banyak didepan sana, yang lapaknya lebih parah dari kita, bahkan menyebabkan kemacetan namun tidak ditertibkan,” tuturnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ketua DMDI Indonesia H Herman Deru Mandatkan H Rusli Habibie Sebagai Ketua DMDI Gorontalo

Palembang, KoranSN   Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru yang juga Ketua Dunia Melayu …