Puluhan Pelajar Bolos ke Warnet Dihukum Satpol PP

Tampak para pelajar saat dibawa ke Kantor Satpol PP Provinsi Sumsel. (Foto-Deni/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Puluhan pelajar SMA dan SMP di Kota Palembang harus berjemur diterik matahari sambil menghadap tiang bendera setelah bolos ke Warnet dan rental PS saat jam pelajaran sedang berlangsung, Kamis (15/11/2018).

Tak hanya dihukum menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil hormat ke arah sang saka merah putih, salah satu pelajar yang tidak bisa menyebutkan sila-sila Pancasila juga harus dihukum Push-Up.

Parahnya lagi, bukan hanya tak mampu menghapal Pancasila, di Halaman Kantor Satpol PP Provinsi Sumsel, tempat para pelajar dikumpulkan untuk menjalani hukuman juga ada siswa yang tampilannya jauh seperti pelajar pada umumnya. Pelajar ini memiliki tindikan ditelinga dengan lubang berukuran besar melebihi lubang antingan di wanita pada umumnya.

Baca Juga :   Harnojoyo Pimpin Upacara HUT Bhayangkara ke-73

Prilaku pelajar seperti ini tentu mencoreng dunia pendidikan di Kota Palembang. Pihak sekolah dan wali murid dituntut lebih berperan aktif lagi dalam mengawasi tingkah laku siswa, agar apa yang dilakukan para pencari jati diri ini bisa dikontrol baik dilingkungan sekolah maupun tempat tinggal.

Kepala Bidang Penegakan Perda dan Pergub Satpol PP Provinsi Sumsel, M Ishak mengataka, giat razia pelajar bolos ini merupakan salah satu upaya Satpol PP dalam rangka penegakan Perda No 2.

“Setelah kita razia pelajar bolos ini, selanjutnya mereka akan didata yang nantinya data-data tersebut akan kita serahkan ke pihak sekolah dan wali untuk selanjutnya dilakukan pengawasan lebih dan penindakan,” jelasnya.

Diterangkannya, siswa yang terjaring ada 46 orang, yang sebagian besar adalah pelajar SMA. “Meraka yang kita amankan sebagian besar pelajar SMA, hanya beberapa siswa SMP yang turut kita amankan saat asyik bermain Warnet di jam sekolah, ” katanya.

Baca Juga :   72 Orang Diisolasi di ODP Center Wisma Atlet

Para siswa ini, lanjut Ishak sebagian besar diamankan di warnet-warnet yang berada dikawasan Sekip, Kandang Kawat, Veteran, Celantang, Bukit dan Puncak Sekuning Palembang.

“Fungsi dari apa yang kita lakukan ini hanya sekedar mengingat, sehingga apa yang diharapkan pemerintah, bangsa dan orang tua terhadap siswa agar menjadi pemuda yang baik bisa terwujud. Generasi muda adalah generasi penerus bangsa, ” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Desa di Sumsel Diharapkan Jadi Desa Mandiri

Palembang, KoranSN Program dana desa yang dikucurkan Pemerintah Pusat melalui APBN setiap tahunnya diharapkan dapat …