Puluhan PSK dan Pria Hidung Belang Terjaring Razia

MIRAS – Petugas Satpol PP saat menunjukan minuman keras (Miras) yang diamankan di sejumlah warung kaki lima di Kota Palembang saat razia penyakit masyarakat (Pekat) di bulan Ramadhan. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Puluhan wanita Pekerja Seks Komersial (PSK) dan pria hidung belang, Senin malam (5/6/2017) sekitar pukul 22.00 WIB diamankan jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Palembang dari sejumlah penginapan dan panti pijat di Jalan Kol H Burlian yang disisir oleh petugas.

Tak hanya mengamankan pasangan mesum dan waria, petugas yang menggelar operasi penyakit masyarakat (Pekat) saat bulan ramadhan tersebut, juga menyita puluhan petasan serta puluhan botol minuman keras (Miras) berbagai merek yang dijual bebas para pedagang di Jalan POM IX Kecamatan IB I.

Pantauan Suara Nusantara, puluhan pasangan yang bukan suami istri tersebut terjaring saat anggota Satpol PP menyasar kamar-kamar penginapan melati di kawasan Suka Bangun dan menyisir sejumlah tempat pijat di Jalan Kolonel H Burlian Palembang.

Kasat Pol PP Kota Palembang, Alex Fernandus mengatakan, kegiatan razia ini merupakan tindak lanjuti atas Surat Edaran Walikota Palembang Nomor 30 Tahun 2017.

“Razia malam ini, kita mengecek sejumlah penginapan, tempat mesum berkedok panti pijat yang masih buka di bulan puasa dan cafe. Tak hanya itu, demi kenyamanan masyarakat untuk beribadah, kita juga merazia sejumlah PSK jalanan, miras serta petasan yang ada di Palembang,” jelasnya.

Baca Juga :   Barang Ilegal Masuk ke Lapas Kayuagung

Dijelaskannya, razia kali ini pihaknya berhasil mengamankan 27 wanita PSK dan 10 pria hidung belang yang sedang berduan di dalam kamar hotel atau penginapan di kawasan Suka Bangun Kecamatan Sukarami.

“Selain itu kita juga mengamankan seorang waria yang sedang mangkal di kawasan Kambang Iwak dan puluhan botol miras serta petasan yang membahayakan. Untuk yang terjaring dalam razaia ini akan dilakukan pendataan guna mengetahui apakah mereka sebelumnya pernah kita amankan atau belum. Jika pernah, mereka akan kita limpahkan ke dinas sosial untuk proses lebih lanjut, namun jika baru kali pertama diamankan mereka akan kita data dan diberi teguran untuk tidak lagi mengulangi perbuatan mereka,” ungkapnya.

Menurutnya, razia ini juga merupakan tindaklanjut informasi keresahkan dan keluhan masyarakat Kota Palembang yang masuk ke pihaknya.

“Dari informasi tersebut, kami langsung menggelar razia di beberapa tempat penginapan yang dicurigai dan diduga sebagai tempat untuk berbuat asusila. Di sana kami mendapati puluhan pasang remaja yang bukan suami istri berada dalam satu kamar,” katanya.

Di tempat lainnya, lanjut Kasat Pol PP, seperti di kawasan taman Kota Kambang Iwak (KI) yang biasa dijadikan tempat PSK menjajakan diri kepada pria hidung belang, pihaknya mendapati puluhan PSK bersembunyi di balik-bilik pohon-pohon rindang dan gedung-gedung kosong yang ada di lokasi untuk menghindari razia yang digelar.

Baca Juga :   Yasonna: Silakan Saja Gugat  Soal Kebijakan Pengeluaran Narapidana

Sementara Kabid Penegakan Peraturan Perundang-Undangan (PPUD) Kota Palembang, Dedi Harapan menjelaskan, razia pekat tersebut dilakukan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam beribadah puasa di bulan ramadhan.

“Ada 75 botol minuman keras berhasil kita sita dari beberapa titik seputaran Kota Palembang. Untuk minuman keras, barang itu nanti akan di sita menurut putusan hakim dan akan dimusnakan. Termasuk juga petasan yang memang dilarang saat bulan ramadhan,” tuturnya.

Sedangkan Angle (37), salah seorang PSK yang terjaring di taman Kota Kambang Iwak menjelaskan, dirinya sudah tiga kali terjaring razia yang dilakukan Satpol PP. Ia tak mengaku jerah untuk menjajahkan diri meskipun sering diamankan.

“Saya ini sudah tiga kali ditangkap Pol PP. Saya terpaksa menjual diri karena tak memiliki keahlian lain untuk menghidupi keluarga dan dua anak saya yang masih berusia dua tahun dan lima tahun,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Usut Dugaan Korupsi Pengadaan Mesin Pabrik Gula Djatiroto PTPN XI

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah mengusut dugaan kasus korupsi terkait pengadaan dan pemasangan …