Puluhan Warga Tebing Tinggi Terjaring Operasi Yustisi

Tampak warga yang tidak mengenakan masker dikenakan sanksi. (Foto-Fahlevi/KoranSN)

Empat Lawang, KoranSN

Sejak diberlakukannya Peraturan Gubernur Sumsel nomor 37 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan COVID-19, Tim Satgas Covid-19 Kabupaten Empat Lawang bergerak cepat menertibkan masyarakat yang tidak disiplin protokol kesehatan dengan menggelar operasi yustisi, Senin (21/9/2020).

Operasi yustisi yang dilaksanakan di pusat kota Empat Lawang ini pun berhasil menjaring puluhan warga kota Tebing Tinggi yang tidak mengunakan masker saat berada di luar rumah.

Adapun warga yang tidak mengenakan masker dikenakan sanksi administrasi hingga hukuman sosial lainnya. Mulai dari skot jump, push-up, membuat surat pernyataan, dan menyanyikan lagu kebangsaan.

Baca Juga :   DPRD Kota Pagaralam Setujui KUA PPAS 2021

Menurut Kapolres Empat Lawang AKBP Wahyu SIK, operasi yustisi lebih mengedepankan untuk menyadarkan masyarakat.

Ia menyebut hukuman sanksi harus diberikan bagi para pelanggar supaya mereka menyadari penanganan COVID-19 memerlukan tindakan bersama-sama.

“Kepatuhan masyarakat melalui kesadaran dan rasa takut akan terpaparnya COVID-19 merupakan tujuan utama dibandingkan rasa takut karena sanksi yang diberikan,” katanya.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang H Joncik Muhammad melalui Koordinator Posko Covid 19 Kabupaten Empat Lawang, Kuswinarto, meminta masyarakat untuk tidak takut akan adanya operasi yustisi.

Menurutnya, operasi yustisi semata-mata mengajak masyarakat agar berdisiplin diri dengan penuh kesadaran agar COVID-19 di Empat Lawang segera menghilang. Meski demikian ia juga memastikan jajarannya dan tim gabungan, baik dari TNI maupun Polri akan menindak tegas bagi para pelanggar.

Baca Juga :   Anak-Anak Suku Anak Dalam Ikuti Sunatan Massal Dinsos Muratara

Disamping itu juga terus gencar memberikan edukasi kesehatan bagi masyarakat, terutama yang berada di pusat-pusat keramaian.

“Sanksi yang diberikan dapat berupa teguran lisan, teguran tertulis, pencabutan izin usaja hingga denda paling banyak 250 ribu rupiah,” tegasnya. (foy)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Para Komunitas Dapat Bantuan Sembako

Prabumulih, KoranSN Dinas Sosial Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memberikan bantuan berupa sembako untuk komunitas guru …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.