Pusri Peduli Pendidikan dan Pelatihan





Manajer PKBL, Heri Suharsono menyelamati peserta Lolapil. (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Sebagai wujud kepedulian terhadap dunia pendidikan dan pemberdayaan warga di lingkungan perusahaan, PT Pusri Palembang memberikan bantuan untuk Program Beasiswa Tingkat Perguruan Tinggi Negeri, SMA dan SMP serta Program Lolapil Menjahit. Hal tersebut dikatakan Manager PKBL, Heri Suharsono saat membuka kegiatan Lolapil dan pemberian bantuan beasiswa di Gedung Musi Diklat, Rabu (1/8/2019).

Dijelaskannya, untuk penerima beasiswa sebanyak 18 mahasiswa perguruan tinggi negeri dan program D3, SMP 16 siswa dan SMA 58 siswa. Untuk bantuan bagi mahasiswa diberikan Rp 5 juta/semester sedangkan siswa SMP dan SMA disesuaikan dengan dana SPP masing-masing sekolah.

Baca Juga :   Online Training Safety Riding Advisor Dealer Astra Motor Sumsel

“Jadi total dana yang digelontorkan untuk kedua program tersebut Rp 741.700.000,” jelasnya.

Untuk program Lolapil Menjahit dikatakannya, diikuti sekitar 40 peserta. Selama pelatihan peserta diberikan bantuan berupa peralatan menjahit, setelah masa pelatihan peserta akan melaksanakan magang selama 280 jam atau sekitar 35 hari kerja sebagai salah satu syarat untuk memperoleh sertifikasi.

“Program Lolapil bekerjsama dengan UPTD BLKPPKT Sumsel,” ujarnya.

Salah satu penerima beasiswa, Anggie Asmara Pradila siswa kelas 9 SMP Jihadiyah mengungkapkan kegembiraannya dapat menerima beasiswa pendidikan dari PT Pusri Palembang. Uang yang didapat akan dipergunakan untuk keperluan sekolah.

“Alhamdullilah meskipun baru satu kali menerima beasiswa, tapi saya senang karena dapat membantu uang pendidikan saya,” ungkap warga Jalan Blabak Kelurahan 3 Ilir Palembang ini.

Baca Juga :   Fakultas Adab dan Humaniora UIN RF MoA dengan Koran SN

Sementara salah satu peserta Program Lolapil Menjahit, Rita KS warga Sersan Zaini mengungkapkan, setelah pernah ikut pelatihan tata rias ditawarin untuk ikut pelatihan menjahit dengan harapan ilmu dan wawasan yang didapat selama pelatihan dapat diterapkan dalam menyokong perekonomian keluarga.

“Apalagi kalau ada modal ingin membuka usaha sendiri seperti salon dan menjahit,”pungkasnya. (ima/adv)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Transparan dan Hindari Kecurangan, Seleksi CPNS OKI Gunakan CAT

PELAKSANAAN seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di jajaran Pemkab Ogan Komering Ilir (OKI) menggunakan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.