Putuskan Mata Rantai Pungli dan Korupsi!



b1grrf7b
FOTO/NET

TAMPAKNYA oknum-oknum pejabat yang selama ini terus merongrong Negeri ini dengan sikap merugikan Bangsa dan rakyat, sudah tak nyaman untuk bergerak. Hal tersebut disebabkan Pemerintahan telah dan terus membatasi ruang gerak mereka, dengan berbagai kebijakan.

Usaha keras pemerintah ini nampaknya harus diapreasiasi, karena sudah sejak lama, mafia di banyak lembaga atau departemen bak benang kusut. Tak hanya itu pungutan liar (pungli) menjadi seperti biasa saja, karena selama ini tak tersentuh hukum.

Kita amati, Pemerintah terus melakukan usaha pemberantasan korupsi. Di beberapa daerah banyak sekali oknum pejabat yang harus sibuk dengan aparat karena terkena OTT KPK. Ada juga oknum pejabat yang wara wiri diperiksa jaksa atau polisi, karena menggunakan anggaran pemerintah tak sebagaimana mestinya.

Baca Juga :   Saatnya Benahi Kebersihan Pasar 16 Ilir

Untuk urusan pemberantasan korupsi dan pungli ini, Kepala Negara bahkan tak main-main, sudah ada warning dari Presiden kepada oknum pejabat yang masih coba-coba korupsi, agar segera menghentikan kebiasaan tersebut.

Satu yang diharapkkan rakyat banyak, aksi dan sikap Pemerintah ini hendaknya serius dan tanpa pandang bulu. Sudah terlalu lama rakyat menjadi penonton terhadap ulah oknum pejabat yang terus menerus tersandung hukum karena pungli dan korupsi.

Harusnya Bangsa yang besar, kaya raya dengan hasil alam ini, sudah lama maju dan menjadi terdepan. Tetapi banyak permasalahan yang terus membayangi arah kemajuan Negeri ini. Sudah saatnya ada perubahan mendasar agar percepatan untuk menjadi lebih baik dan bisa terwujud.  (Agus Harizal Alwie Tjikmat)

Publisher : Alwin

Lihat Juga

COVID-19 Masih Memerlukan Perhatian yang Tinggi

  DI penghujung tahun 2020, permasalahan COVID-19 masih memerlukan perhatian yang tinggi, walaupun secara umum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.