Rapid Test Bupati OKU Timur Negatif



Bupati HM Kholid MD saat mengikuti Rapid Test. (foto-ist)

OKU Timur, KoranSN

Bupati OKU Timur (OKUT), HM Kholid MD, Rabu (27/5/2020) mengikuti Rapid Test yang dilakukan di Pasar Baru Gumawang Kecamatan Belitang Kabupaten OKUT. Hasil dari pemeriksaan Rapid Test tersebut, Bupati HM Kholid MD dinyatakan negatif Covid-19.

Bupati OKUT, HM Kholid MD mengatakan, pada kesempatan tersebut dirinya memohon maaf lahir dan bathin karena saat ini masih dalam suasana Idul Fitri 1441 H.

“Lebaran tahun ini tidak seperti tahun kemarin, akan tetapi selalu ramai dihati, termakasih kepada masyarakat Gumawang atas kepatuhannya dalam pandemi wabah ini. Untuk Rapid Test ini dilakukan guna mengetahui tingat virus yang ada di Kabupaten OKU Timur,” katanya.

Diungkapkannya, di OKU Timur saat ini terdapat 670 ribu jiwa lebih penduduk yang tinggal di 305 desa, dan dari bulan Maret sampai Mei terdapat delapan orang yang dinyatakan positif Covid-19.

“Virus ini bermula dibawa dari luar daerah dan meninggal di Kabupaten OKU Timur. Alhamdulillah, setelah kejadian ini tingkat kesadaran masayrakat OKU Timur sungguh tinggi sekali, karena menjaga kesehatan itu sangatlah penting sekali,” ujarnya.

Masih dikatakannya, jika dirinya meminta agar pelaksanaan Rapid Test dilakukan dengan keseriusan yakni digelar secara rutin setiap minggu.

Baca Juga :   RSUD OKU Timur Tingkatkan Pelayanan untuk Meraih Akreditasi Paripurna

“Kedepan kita juga akan beradaptasi hidup secara wajar termasuk cara kita mengendalikan imun kita yakni dengan “new normal”, sehingga harus dihadirkan “New Habit” membiasakan diri di dalam rumah tangga dan masyarakat, termasuk dari pola makan. Kemudian alangkah baiknya kita mengurangi pola makan yang mengandung kimia, dan kita juga harus tahu dan sadar diri apa kelemahan pada diri kita. Sehingga kita terhindar dari penyakit, selain itu jangan lengah dalam rutinitas sehari-hari. Mari kita selalu jaga kesehatan dan kita song-song bersama Indonesia “new normal” untuk kedepannya,” jelasnya.

Dilanjutkannya, sejauh ini pemerintah juga tidak melarang untuk menggelar ibadah. Hanya saja ibadah dilaksanakan

sesuai protokol kesehatan agar penyebaran virus corona bisa terhindar.

“Sebab yang dikhawatirkan itu orang tanpa gejala (OTG),” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas OKU Timur menyampaikan, ada 50 masayarakat yang dilakukan Rapid Test.
“Hasil Rapid Test ini kurang lebih 20 menit,” katanya.

Di lokasi yang sama, Kapolres OKU Timur menyampaikan, jika kegiatan Rapid Test bertujuan untuk menjaring masyarakat apakah ada atau tidak yang terkena Covid-19.

Menurutnya, bahwa Covid-19 di Indonesia peringkat ke 23, untuk itu masyarakat diharapkan untuk mematuhi sesuai protap anjuran dan pesan dari pemerintah, seperti jaga jarak menggunakan masker serta cuci tangan.

Baca Juga :   Pendamping PKH Indralaya Utara Dinilai Langgar Pedoman Umum

“Oleh karena itu Rapid Test yang dilaksanakan semata-mata untuk melihat peningkatan virus di OKU Timur, karena yang dikawatirkan ada gejala OTG, karena OTG ini tidak ada gejala. Kita juga selalu berusaha menjaga kesehatan dan rajin minum vitamin. Sedangkan masalah beribadah tidak bisa melarang, akan tetapi harus selalu menjaga sesuai protokol kesehatan,” paparnya.

Sedangkan Dandim 0403 juga menyampaikan, jika tentunya semua pihak telah mendengar dari Presiden tentang “new normal” yakni tatanan kehidupan baru dengan cara bermasker dan tidak bersalaman. Semua ini dilakukan sesuai protokol kesehatan.

Diungkapkannya, new normal tersebut akan dilakukan usai PSBB, dimana dalam pelaksanaannya diawali dulu dengan sosialisasi.

Usai melakukan rapid test, Bupati Oku Timur didampingi Forkompinda mengunjungi exs Rumah Sakit Ibu dan anak, tempat isolasi pasien Covid-19. Dimana di rumah sakit tersebut telah tersedia 20 kamar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kapolres OKU Timur, Dandim 0403 OKU, Kajari OKU Timur diwakili Pasi Intel, para Kepala OPD, Camat Belitang, Kepala Desa Gumawang dan Direktur PD Pasar. (dan)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sang Legislator OKU Timur Fraksi Golkar Tutup Usia

Martapura, KoranSN “Innalillahi wa innaillaihi,” kabar duka wafat salah satu Anggota DPR OKU Timur yang …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.