Ratusan Pedagang Kembalikan Kupon Pembagian Kios PTM 2







Maiwan SH , kuasa hukum saat menerima keluhan para pedagang untuk mengembalikan kupon kepada dprd. (Foto-andi fatra/koransn)

Prabumulih, KoranSN 
Ratusan pedagang pasar yang berada di kawasan Jalan Andalas, Jalan M Yamin, Lorong Kelapa, Lorong Pendowo, Lorong Buntu, dan Pasar Tradisional Modern (PTM) 1 menggelar pertemuan di Pasar Inpres Prabumulih, Sabtu malam (16/11/2018) sekitar pukul 20.30 WIB.

Dengan tujuan untuk mempersatukan pendapat yakni  menolak tegas  relokasi, bahkan kupon pembagian kios bagi pedagang yang sudah menerima , rencana nya akan dikembalikan ke Pemkot Prabumulih melalui DPRD .

“Jauh sebelumnya para pedagang sudah sepakat menolak untuk direlokasi. Dan hasil keputusan bersama malam ini, mereka mempersatukan pendapat akan tetap bertahan untuk berdagang di tempat mereka semula,” ujar Maiwan SH, selaku Kuasa Hukum Assosiasi Pedagang Pasar Kota Prabumulih,kemarin.

Dia juga mengatakan, seluruh pedagang pasar yang telah menerima kupon pembagian kios dengan cara diundi oleh pihak Pemkot Prabumulih beberapa hari lalu, juga akan dikembalikan oleh pedagang.

“Pedagang yang sudah menerima kupon relokasi, itu sebenarnya mereka belum mengecek ke lokasi relokasi. Setelah menerima kupon mereka cek ke lokasi dan ternyata sangat tidak layak, sehingga mereka berinisiatif untuk mengembalikan kupon itu ke pemerintah kota,” ungkapnya.

Baca Juga :   OKI Darling, Layanan Digital untuk Dongkrak Kinerja ASN

Sementara itu, Antoni, salah satu pedagang sayur di kawasan Jalan Andalas menyatakan sepakat untuk menolak relokasi dan akan mengembalikan kupon pembagian kios dengan cara diundi tersebut ke Pemkot Prabumulih.

“Setelah kami amati tempat menyimpan barang juga tidak ada di PTM 2 itu, dimana lahan parkir juga tidak ada,”ujarnya (and)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wabup Dihadiri Ribuan Masyarakat Empat Lawang

Empat Lawang, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang menggelar Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil …

error: Content is protected !!