Razia Premanisme, 46 Orang Diamankan Polda Sumsel





Sementara Rangga salah satu yang terjaring dalam razia premanisme mengatakan, dirinya diamankan petugas saat sedang nongkrong di kawasan Jalan Musi II Palembang.

“Saat itu saya sedang menunggu teman yang sedang ngamen di Pasar Talang Kelapa, tiba-tiba datang petugas kepolisian mengamankan saya. Baru inilah saya diamankan polisi makanya saat akan dibawa polisi saya sempat menangis ketakutan,” ujarnya

Sedangkan Indra salah satu anak punk yang juga terjaring dalam razia tersebut mengungkapkan, jika dirinya diamankan petugas disaat sedang duduk-duduk di sebuah pondok di pinggir jalan.

Baca Juga :   Sidang Dugaan Korupsi Kredit BSB Rugikan Negara Rp 13 M Lebih, Hakim: Ini Duit Negara Bukan Uang Bapak!

“Karena saya tidak pernah melakukan kesalahan, makanya saat diamankan polisi untuk di bawa ke Polda Sumsel saya ikut saja. Kalau keseharian saya kerjanya nyablon kaos dan sepanduk, selain itu saya juga sering mengamen bersama teman-teman sesama anak punk,” tutupnya.

Pantauan di lapangan, saat diamankan di Polda Sumsel para Jukir liar, anak jalanan, pengamen dan anak punk diberikan himbauan. Selain itu mereka juga diminta menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melapaskan Pancasila. (ded)





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Penyidikan Dugaan Korupsi SERASI 2019 Berlanjut, Dua UPKK Gapoktan Diperiksa Kejati Sumsel

Palembang, KoranSN Penyidikan dugaan kasus korupsi Program SERASI (Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani) tahun 2019 di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!