Rekonstruksi Pembunuhan di Kertapati Berlangsung 16 Adegan









Rekonstruksi yang berlangsung di belakang halaman Mapolsek Kertapati. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Rekontrusi kasus pembunuhan terhadap korban Didiansyah (36), yang dilakukan tersangka Muhammad Suharto alias Mamat (21) warga Jalan Yusuf Singadekane Lorong Tembusan Kelurahan Karya Jaya Kecamatan Kertapati, Rabu (28/2/2018) digelar aparat kepolisian Polsek Kertapati.

Rekontruksi pembunuhan yang terjadi, Senin lalu (13/2/2018) sekitar pukul 17.48 WIB tersebut berlangsung sebanyak 16 adegan.

Kapolsek Kertapati, AKP I Putu Suryawan yang memimpin langsung jalannya rekonstruksi mengakatan, dalam rekonstruksi yang berlangsung diketahui korban tewas di adegan ke 12, dimana saat itu tersangka menekan punggung korban, dan tersangka pun menusuk korban sebanyak 3 kali dibagian punggung hingga korban tewas bersimbah darah dilokasi kejadian.

“Setelah itu diadegan terakhir, tersangka langsung melarikan diri, sementara korban dilarikan saksi ke rumah sakit. Rekontruksi kita langsungkan dihalaman belakang Polsek Kertapati Palembang, hal ini kita lakukan guna mengantisifasi hal hal yang tidak diinginkan dari pihak keluarga korban,” ungkapnya.

Masih kata I Putu Suryawan, digelarnya rekontrusi ini bertujuan untuk mencari titik terang suatu kasus. Apalagi terkait kasus pembunuhan semacam ini. “Jika nanti berkas kasus perkara pembunuhan ini sudah siap, segera akan kita limpahkan ke pengadilan,” terangnya.

Pantauan jalannya rekontruksi memperlihatkan jika korban diperankan oleh petugas dari Polresta dan 3 saksi diperankan oleh Yadi Heriansyah alias Gudu, Ahmadi alias Bambang, serta Busandi, yang merupakan petugas dari Polsek Kertapati.

Baca Juga :   Polisi Ungkap Penyelundupan Sabu di Dalam Karung Sagu

Diadegan ketiga, terlihat korban mendatangi rumah tersangka, dengan berjalan cepat. Melihat korban mendekati kediaman tersangka, saksi atas nama Gudu menyuruh tersangka untuk masuk ke dalam rumahnya. Lalu saat korban masuk kedalam rumah tersangka, korbanpun melempari tersangka dengan mengunakan pecahan genteng.

Tak terima dengan ulah korban tersebut, diadegan selanjutnya, tersangka lantas keluar dari rumahnya dengan membawa sebilah sajam kembali menemui korban hingga tersangka dan korban terlibat perkelahian serius. Setelah itu, tersangka langsung menikamkan pisau yang ia bawa kearah korban. (den)











Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

KPK Sediakan Jam Besuk Tahanan Selama Idul Fitri

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyediakan jam besuk bagi pihak keluarga yang ingin menjenguk …

error: Content is protected !!