Rektor UNSRI Prof Ir Anis Saggaf: Tidak Boleh ada Anak Anak yang Nangis Mau Kuliah





Para Mahasiswa asik berfoto wefie bersama Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE dan Staf Khusus Presiden RI Aminuddin Ma’ruf .- (foto Ferdinand Deffriyansyah/koransn)

Palembang, KoranSN
Staf Khusus Presiden RI Aminuddin Ma’ruf mengunjungi kampus Universitas Sriwijaya (Unsri) Bukit Besar Palembang, kedatangnya ini disambut langsung Rektor Unsri Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE, Jumat (27/11/2020).

Aminuddin Ma’ruf menyampaikan kedatangan dirinya mewakili presiden untuk memastikan program KIP-Kuliah berjalan baik sesuai kuata yang diberikan, Melalui program Kartu Indonesia Pintar (KIP) dikatakannya tentu tidak ada lagi anak Indonesia putus kuliah.

“Kunjungan kita ini merupakan bagian program untuk memastikan KIP berjalan sesuai dengan yang direncanakan, tepat sasaran dan kampus kampus dapat melaksanakan sesuai dengan kuota yang telah diberikan pemerintah, Presiden juga ingin memastikan tidak ada anak indonesia yang tidak bisa masuk kuliah atau melanjutkan ke perguruan tinggi karena faktor biaya, ini sudah menjadi komitmen pak presiden dan menjadi visi misi pemerintahan pak Jokowi-Makruf Amin,” ujarnya.

Baca Juga :   Akademikus: Milenial Tingkatkan Produktivitas Pertanian dan Kemakmuran

“Beruntung adik adik mahasiswa punya rektor seperti Prof Aniss selain akademisi beliau juga kyai ulama berasal dari keluarga yang bisa merasakan perasaan adik adik yg terbatas ekonomi tapi ingin melanjutkan pendididkan, tak perlu adik adik jelaskan pak rektor tau yang adik rasakan,” tambanya.

Staf Khusus Presiden RI Aminuddin Ma’ruf juga mengatakan sangat mengapresiasi kinerja Unsri yang luar biasa, “Tadi juga saya lihat bagaimana komitmen kampus bebas dari faham faham yang bertentangan dengan ideologi pancasila rektor juga sangat berkomitmen, dari kualitas pendidikan unsri juga beberapakali menerima penghargaan dari dalam dan luar negeri, ini membuktikan Universitas Sriwijaya sudah menjalani kemajuan yang sangat signifikan dan saya sangat mengapresiasi itu”.

Rektor Universitas Siwijaya Prof Dr Ir H Anis Saggaf MSCE dalam pernyataanya mengatakan sangat menyambut baik program KIP Kuliah dari pemerintah dan berharap kedepan bisa lebih baik lagi.

Baca Juga :   Pemkab Muba Tingkatkan Kesejahteraan, Taraf Pendidikan dan Perlindungan Guru

” Tidak boleh ada anak anak yg nangis mau kuliah, itu yang terjadi di unsri, walaupun kita UKT disuruh periksa disuruh nego, kita punya jalur khusus bagi anak anak tidak mampu, ditahun 2019 presiden jokowi gaungkan KIP kuliah, ini luar biasa untuk membangun anak anak bangsa. Dengan adanya KIP ini semua ‘Samikna Waatokna’ (kami mendengar dan kami taat.red) perguruan paling kecil sampai Perguruan Tinggi paling besar semua harus ikut ini karena rektor itu adalah amanah sebagai pimpinan, imam kalau di masjid jadi tidak boleh melakukan semaunya, jadi anak anak yang tidak mampu kita akomodir secara aturan yang kita buat” urainya.

“Ini merupakan program yang bagus dari pemerintah dan kita doakan kedepan pemerintah mampu membuat yang lebih bagus lagi,”tutupnya.(fer)

Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

HP beri pelatihan keterampilan tenaga pendidik lewat “Semangat Guru”

Jakarta, KoranSN – HP meluncurkan program pelatihan keterampilan untuk tenaga pendidik bertajuk “Semangat Guru”, sebuah …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.