Residivis Pencuri Sarang Burung Walet Kembali Dibekuk

Ilustrasi. (foto-net)

Banyuasin, KoranSN

Aparat unit Reskrim Polsek Betung, kemarin mengamankan seorang Ahmad Yani Alias Pendek (35), warga Dusun IV Desa Lumpatan II Kecamatan Sekayu Kabupaten Banyuasin, lantaran terlibat kasus pencurian sarang burung walet seberat 3 ons yang dilakukannya bersama dua orang rekannya yang masih (DPO); ‘HD’ (25) dan ‘HR’ (27).

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian terjadi Senin lalu (19/2/2018) di Ruko milik korban Jadi Santoso (37), warga Jalan Palembang-Betung Lingkungan IV RT 04 RW 01 Dusun Meranjat Kelurahan Rimba Asam Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin.

Kapolsek Betung, AKP Zulfikar mengatakan, tersangka dan dua rekannya menggunakan modus operandi dengan memanjat Ruko Walet milik korban menggunakan tali yang ada jangkarnya dikaitkan dengan stik setinggi 7 meter kemudian disangkutkan ke ujung tembok bangunan kemudian pelaku masuk melalui lubang pintu keluar masuk burung walet.

Saat pelaku berada di dalam gedung walet aksi pelaku dikatahui oleh korban, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut kepads anggota piket Polsek Betung dan dilakukan penangkapan.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian diperkirakan sebesar Rp 3 juta.

“Tersangka merupakan residivis sekaligus merupakan kawanan spesialis pencuri sarang burung walet antar provinsi diantaranya: dua kali melakukan pencurian di Jambi, satu kali tertangkap melakukan pencurian sarang burung walet di Sungai Keruh Kabupaten Muba. Di Betung Banyuasin Pendek juga pernah melakukan penganiayaan terhadap korban atas atas nama Arbidi Alias Ogok serta di 13 Januari 2018 kemarin tersangka juga pernah melakukan kejahatan lainnya,” jelas Kapolsek.

Baca Juga :   Timsus Gurita Ringkus Pelaku Bobol Ruko Pasar Prabumulih

Diterangkan Kapolsek, sekarang ini pihak masih melakukan pendalaman serta pengembangan terhadap tersangka lantaran diduga ada kejahatan lainnya yang dilakukan tersangka di wilayah hukum Polres Banyuasin.

“Barang bukti yang disita diantaranya satu tali tambang kurang lebih 15 m, satu tas ransel, satu karung warna putih yang berisi kurang lebih 3 onc sarang burung waled, satu korek api gas yang ada senternya, tiga pasang baut beserta mur dan reng, seperangkat besi yang ujungnya menggunakan Scrab Besi (alat panen waled), dan masker penutup wajah,” tutupnya.
(sir)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sidang Dugaan Korupsi KONI Sumsel, Herman Deru Ngaku Lupa Soal Dana Hibah Rp 25 Miliar

Palembang, KoranSN Mantan Gubernur Sumsel Periode 2018-2023 Herman Deru, Senin (22/7/2024) mengaku lupa dan tidak …

error: Content is protected !!