Resiyanti Tewas dengan Kepala Pecah







Pihak kepolisian Unit Lakalantas Polresta Palembang mendatangi lokasi kecelakaan untuk mengevakuasi jenazah korban. (foto-ist/unit lakalantas Polresta Palembang)

Palembang, KoranSN

Resiyanti (50), tewas dengan kondisi tengkorak kepalanya pecah usai tergilas ban truk peti kemas. Kejadian yang menewaskan korban ini terjadi saat korban mengendarai sepeda motor seorang diri melintasi Jalan Demang Lebar Daun Palembang.

Kanit Laka Lantas Polresta Palembang, Iptu Merry Agustina Rabu (19/9/2018) mengatakan, pihak kepolisian Unit Lakalantas Polresta Palembang yang mendapati informasi adanya kecelakaan yang menewaskan korban langsung mendatangi lokasi kejadian. Kemudian jenazah korban yang tercatat sebagai warga Jalan Dwikora I Kelurahan Sei Pangeran Kecamatan IT I Palembang ini dievakuasi ke ruang jenazah RSMH Palembang.

“Korban tewas di lokasi kejadian dengan kondisi tengkorak kepalanya pecah akibat terlindas ban kiri belakang truk,” ungkapnya.

Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi bermula saat korban  mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Demang Lebar Daun dari arah Simpang Way Hitam hendak menuju ke arah Simpang Angkatan 45 Palembang.

Ketika di TKP, diduga motor yang dikendarai korban hendak mendahului truk peti kemas yang dikemudikan oleh Amir Eka Saputra (58), warga Jalan Hamidin Kelurahan Tangga Takat Kecamatan Plaju Palembang. Saat itulah, diduga motor korban menyerempet bodi sebelah kiri truk hingga mengakibatkan korban terjatuh lalu kepalanya terlindas ban kiri belakang truk,” ungkapnya.

Baca Juga :   Kelulusan SMA dan SMK Diwarnai Aksi Tawuran

Diungkapkannya, kini pengemudi truk telah diamankan pihaknya di Polresta Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,

“Apabila dari hasil penyelidikan kami menemukan unsur pidananya, maka pengemudi truk tersebut kami kenakan Pasal 310 ayat (4) UU No. 22 Tahun 2009 tentang kecelakaan lalu lintas,” tegasnya. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!