Review Samsung Galaxy A15; “Value For Money” Dengan Performa Kencang

Samsung Galaxy A15.(Foto-Antara)

Jakarta, KoranSN

Belum lama ini Samsung Indonesia kembali menghadirkan smartphone entry-level dengan mengenalkan Samsung Galaxy A15 ke Tanah Air.

Tersedia varian versi 4G dan 5G, juga dua pilihan memori internal, harga smartphone ini dimulai di bawah Rp3 juta, yakni Rp2,89 juta untuk varian 4G 128GB, hingga varian tertingginya Samsung Galaxy A15 5G 256GB seharga Rp3,59 juta.

Perihal software (perangkat lunak), Samsung tidak pernah mengecewakan, baik dari ponsel kelas bawah hingga kelas paling atas (flagship), seluruhnya selalu up to date, dan mampu diperbaharui hingga beberapa tahun ke depan.

Termasuk smartphone yang satu ini, yang telah dibekali Android 14 dengan user interface dari sistem operasi One UI 6, sehingga control panel-nya sangat mudah untuk digunakan.

Baca Juga :   Pakar: Masih Perlu Kerja Keras untuk Internasionalkan Bahasa Indonesia

Kamera

Dibekali dengan tiga buah kamera belakang dengan lensa utama 50MP, lensa ultra-wide 5MP, dan macro lens 2MP, serta selfie cam (kamera depan) 13MP, Samsung Galaxy A15 lebih dari cukup bagi pengguna yang gemar berbagi foto di media sosial.

Detail dari hasil jepretan lensa utama 50MP Samsung Galaxy A15 cukup tajam, tanpa perlu bantuan perangkat lunak sharpening tambahan yang kerap membuat hasil foto berlebihan.

Dynamic range yang ditangkap sangat baik, apalagi ketika menjepret objek yang berlawanan dengan cahaya, warna saturasi yang dihasilkan tetap kaya dan tidak berlebihan.

Fitur yang paling menyenangkan dari kamera Samsung Galaxy A15 adalah mode manual dan mode portrait. Di mode manual, pengguna dapat mengatur berbagai aspek sesuai keinginan, mulai dari kecepatan shutter, hingga mengatur titik fokus bak kamera profesional.

Baca Juga :   KTB Fuso Siapkan 29 Model Truk Berspesifikasi Euro 4

Efek blur yang diberikan dari mode potrait juga cukup halus dan camik, menghasilkan foto dengan estetika tersendiri.

Sementara kualitas jepretan dalam kondisi minim cahayanya (low light), cukup mengejutkan. Hasil foto tetap baik dengan warna yang mendekati natural dan detail yang terjaga, meski masih terdapat sedikit noise. Cukup impresif, mengingat smartphone flagship puluhan juta rupiah pun masih terdapat noise saat memotret di keadaan gelap.

Untuk video, smartphone entry-level ini mendukung resolusi maksimal 1080p 30fps, cukup untuk di kelasnya. Video yang dihasilkan cukup stabil meski masih terasa sedikit guncangan. Warna dan kontras yang ditampilkan juga cukup natural. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Risiko Kesehatan Anak Usai Menggunakan ‘Headphone’

Jakarta, KoranSN Peneliti dari survei nasional terbaru menyarankan kepada orang tua untuk menyadari risiko kesehatan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!