RI Dorong Penyediaan Vaksin TBC Terbaru Dipercepat



Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin saat menyampaikan pernyataan Indonesia dalam agenda Stop TB Partnership (STP) Board Meeting ke-37 yang berlangsung di Kota Brasilia, Brasil, Jumat (9/2/2024). (Foto-Antara/HO-Kemenkes.)

Jakarta, KoranSN

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mendorong upaya percepatan penyediaan vaksin Tuberkulosis (TBC) terbaru melalui Stop TB Partnership (STP) Board Meeting ke-37 yang berlangsung di Kota Brasilia, Brasil.

Budi melalui Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes di Jakarta Sabtu (10/2/2024) mengatakan, vaksin TBC dapat menjadi solusi perlindungan yang terjangkau secara ekonomi dan menjaga keberlangsungan produktivitas masyarakat.

Baca Juga :   PDIP Minta Kepala Daerah Wujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak

“Apabila eliminasi TBC ingin dicapai pada 2030, kita hanya memiliki tiga tahun untuk mengembangkan vaksin TBC agar dapat mulai digunakan di 2028. Pengembangan vaksin harus dilakukan secara fokus,” katanya saat menjadi pembicara dalam kapasitasnya sebagai board member dalam pertemuan tersebut.

STP Board Meeting ke-37 yang berlangsung pada Jumat (9/2/2024) merupakan wadah kolaborasi dan komunikasi bagi organisasi dan individu dari berbagai sektor yang berkomitmen untuk mengakhiri Tuberkulosis.

Indonesia sebagai negara yang juga terdampak TBC, kata Budi, telah meyakinkan seluruh anggota negara G20 agar melakukan investasi memadai, sehingga vaksin TBC baru dapat tersedia dalam tiga tahun mendatang. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Jokowi Makan Siang dengan Kepala Suku dan Pemuda Papua



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Wapres Tekankan Pentingnya Kerja Sama Sosial Budaya RI-Selandia Baru

Wellington, Selandia Baru, KoranSN Wakil Presiden Ma’ruf Amin menekankan perlunya Indonesia dan Selandia Baru saling …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!