Ribuan Ekstasi Berlogo Mahkota Gagal Beredar di Palembang

Jajaran Polresta Palembang saat menunjukan barang bukti ribuan ekstasi yang diamankan.FOTO-DENI/KORANSN.

Palembang,koranSN

Aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang, Selasa (21/3/2017) berhasil mengagalkan peredaran 1.140 butir ekstasi yang hendak diedarkan di Kota Pelambang. Ribuan ekstasi ini diamankan dari tangan tersangka Mgs Zakaria yang merupakan jaringan pengedar narkoba lintas provinsi.

Ribuan ekstasi warna hijau berlogo Mahkota ini diamankan polisi saat tersangka Mgs Zakaria sedang menunggu pemesan, yang hendak mengambil ekstasi tersebut di seputaran Kecamatan IB I Palembang.Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono didampingi Kasat Narkoba, Kompol Rudiansyah saat gelar ungkap kasus dan barang bukti mengatakan, peredaran ribuan butir ekstasi senilai ratusan juta tersebut digagalkan setelah aparat kepolisian menerima pengaduan masyarakat yang resah dengan maraknya peredaran narkoba.
Bermodal laporan itu, polisi langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan melakukan under cover buy hingga akhirnya, polisi melakukan penyergapan dan penangkapan tersangka. Saat dilakukan pengeledahan, didapati barang bukti ribuan ekstasi tersebut.

Baca Juga :   Junior Priadi, Penumpang Lion Air JT-610 yang Jatuh Pernah Tugas di Palembang

“Selain tindaklanjut laporan masyarakat, penangkapan tersangka juga merupakan hasil pengembangan terhadap tersangka-tersangka yang sebelumnya terlebih dulu telah kita amankan. Dalam kurun beberapa hari, kita melakukan pengintaian hingga berhasil menangkap tersangka yang merupakan jaringan pengedar narkoba lintas provinsi tersebut. Ribuan ekstasi itu, disembunyikan tersangka di dalam sebuah kotak bekas HP yang di masukannya ke dalam kantong plastik putih saat tersangka hendak menunggu pemesan ekstasi itu di kawasan IB I, tepatnya di depan salah satu minimarket yang ada di sana,” jelasnya.

Dilanjutkan Wahyu, untuk tersangka dan barang bukti yang ditangkap kini telah diamankan di Mapolresta Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebihlanjut.”Atas ulahnya, tersangka ini kita jerat dengan Pasal 114 dan 112 Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika yang ancamannya minimal penjara seumur hidup dan maksimal hukuman mati serta dendan Rp 1 miliar,” tegasnya.

Baca Juga :   TNI-Polri Gerebek Pesta Sabu di Lahat

Sementara tersangka Mgs Zakaria mengaku, narkoba tersebut dititipkan kepadanya oleh seseorang yang tak diketahui namanya. Narkoba itu rencananya akan diambil pemesannya di Palembang.”Jika barang itu berhasil saya berikan sama pemesan, saya akan mendapatkan upah Rp 5 juta. Saya tak tahu siapa orang yang akan mengambil barang ini. Sumpah Pak! Ini baru kali pertamanya saya mengantarkan narkoba, sebelumnya saya belum pernah sama sekali jadi kurir,” tandasnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …