Ribuan Ekstasi dan Sabu Senilai 1 Miliar Dibuang ke Parit







Petugas Labfor saat mengetes keaslian narkoba yang akan dimusnakan. Tampak juga para tersangka (mengenakan sebo). (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Ribuan butir ekstasi bermacam merk serta sabu senilai Rp 1 miliar seberat 1,2 Kg, Selasa (13/6/2017) dimusnakan dengan cara dilarutkan dalam air diterjen lalu diblender dan dibuang ke selokan parit yang berada di halaman Polresta Palembang. Tak hanya dua jenis narkoba tersebut, ganja dengan berat 1 Kg senilai Rp 1 juta juga dimusnakan dengan cara dibakar.

Pemusnahan yang merupakan hasil ungkap kasus aparat Satuan Reserse Narkoba Polresta Palembang selama kurun waktu Januari hingga Juni 2017 tersebut, dihadiri beberapa instansi terkait seperti; Kejaksaan Negeri Palembang, Labfor Polda Sumsel dan sejumlah tokoh masyarakat di Palembang.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono yang memimpin langsung pemusnahan barang bukti narkoba mengatakan, sebelum diblender, ribuan ekstasi yang dicampur 1,2 kg sabu tersebut telebih dulu diperiksa pihak Labfor Polda Sumsel untuk mengetahui kandungan zat yang ada di dalamnya.

“Usai dilarutkan, ekstasi dan sabu yang sudah berbentuk jus itu langsung kita buang ke selokan parit. Sebelum dimusnahkan, barang bukti tersebut, terlebih dulu menjalani proses pengecekan pihak Labfor guna memastikan jika barang itu memang mengandung zat narkotika,” jelasnya.

Baca Juga :   Dituntut 19 Tahun, Kepala Divisi I Brantas Nangis Terisak-isak

Diterangkan Kapolres, pemusnahan ini merupakan tindakan nyata aparat kepolisian dalam memberantas jaringan peredaran narkoba khususnya di Palembang.

“Selain untuk pemberantas narkoba, ini juga bentuk upaya kita
dalam menjaga situasi aman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa dibulan Ramadhan dari gangguan peredaran narkoba,” terangnya.

Di lokasi yang sama, Kasat Narkoba Polresta Palembang, Kompol Ahmad Akbar yang mendampingi Kapolresta menerangkan, pihaknya akan terus berupaya memutus rantai peredaran narkoba di Palembang.

Diakui Akbar, di Palembang ada beberapa lokasi yang masuk kategori rawan akan narkoba.

“Memang tak bisa dipungkiri, dari hasil pemetaan kita ada beberapa tempat yang rawan peredaran narkoba. Sedangkan untuk
peningkatan secara signifikan, mungkin peredaran narkoba di Palembang
belum terlalu, namun secara kuantitas permintaan akan barangnya bisa dikatakan meningkat setiap bulannya,” akunya.

Dijelaskannya, barang bukti narkoba yang dimusnahkan merupakan hasil sitaan aparat Satres Narkoba terhadap beberapa tersangka narkoba diantaranya; tersangka Dedi Irawan alias Dedi dan tersangka Langit Ariesandi.

Baca Juga :   AKBP Suwandi: Keberangkatan Calon Jamaah Umroh Itu Urusan Abu Tours, Kami Fokus Penyelidikan

“Mereka merupakan dua tersangka yang kedapatan membawa 10 paket sabu seberat 1,2 Kg dengan nilai Rp 1 miliar. Keduanya kita tangkap di parkiran Komplek Ilir Barat Permai Kecamatan IB I Palembang,” terangnya.

Sedangkan untuk ekstasi yang dimusnakan merupakan hasil tangkapan terhadap dua tersangka yakni; tersangka Mgs Zakaria Yahya alias Ujang yang menyimpan 1140 butir ekstasi berlogo Apel saat penyergapan di Jalan Angkatan 45 tepatnya di Lorong Persatuan Kecamatan IB I.

“Serta satu tersangka lagi yakni; seorang kurir narkoba bernama Boy Sandi yang membawa 120 butir ekstasi berbentuk Love yang lokasi penangkapannya di pinggir jalan kawasan Simpang Dogan Kecamatan Sako pada, Rabu lalu (26/4/2017),” tandasnya. (den)





Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Periksa Direktur PT Rantau Utama Bhakti Sumatera Terkait Dugaan Korupsi BUMD Pemprov Sumsel

Palembang, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kamis (6/10/2022) memeriksa Direktur PT Rantau Utama Bhakti Sumatera …

error: Content is protected !!