Ribuan Masyarakat di Lubuklinggau Terima Bantuan PKH







Wakil Walikota, H.Sulaiman Kohar didampingi Sekda Kota Lubuklinggau menyerahkan bantuan dana program keluarga harapan ( PKH ). (foto-rifat/koransn.com)

Lubuklinggau, KoranSN

Pemerintah Kota Lubuklinggau, Kamis (3/8/2017) melaunching Bantuan Non Tunai Program Keluarga Harapan (BNT-PKH) 2017 di Balai Kota Lubuklinggau di Kompleks Perkantoran Pemkot Lubuklinggau, Jalan Garuda Kelurahan Kayu Ara Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar menyampaikan, penanggulangan kemiskinan adalah kebijakan dan program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah yang dilakukan secara sistematis, terencana dan bersinergi dengan dunia usaha dan masyarakat.

“Berdasarkan Perpres nomor 15 tahun 2010 tentang percepatan penanggulangan kemiskinan, bahwa PKH adalah program perlindungan sosial yang memberikan bantuan tunai kepada Rumah Tangga Sangat Miskin (RTMS),” jelasnya.

Dijelaskannya, bagi anggota keluarga RTSM diwajibkan melaksanakan persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan. Program ini, dalam jangka pendek bertujuan mengurangi beban RTSM dan dalam jangka panjang diharapkan dapat memutus mata rantai kemiskinan antar generasi, sehingga generasi berikutnya dapat keluar dari perangkap kemiskinan.

Kota Lubuklinggau mendapatkan penghargaan sebagai UPPKH kota yang telah melakukan closing secara cepat dan tepat. Closing ini sebagai rangkaian kegiatan, yang berhubungan erat dengan penetapan besaran bantuan yang akan diberikan kepada masing-masing RTSM.

Pemkot juga telah mempersiapkan pendamping dan operator di kecamatan agar menguasai seluruh aturan teknis, khususnya dalam proses verifikasi data RTSM calon penerima bantuan PKH sehingga tidak terjadi kesalahan atau exsclussion error dalam data RTSM penerima bantuan PKH, dalam arti lain data penerima PKH harus benar-benar valid dan tidak salah sasaran.

“Saya intruksikan untuk bekerja secara maksimal untuk mensukseskan PKH nantinya demi terwujudnya peningkatan kualitas hidup RTSM. Juga kepada camat agar selalu memantau dan mengawasi pelaksanaan PKH mulai dari proses awal sampai akhir, khususnya RTSM sehingga dapat menggunakan bantuan tunai yang diberikan sesuai dengan kebutuhan serta dapat di optimalkan penggunaannya,” tegasnya.

Baca Juga :   52 Pekerja PDAM Tirta Prabu Resmi jadi Pegawai Tetap

Sementara Ketua Pendamping PKH, Yuda menerangkan ada sebanyak 5190 masyarakat se-Kota Lubuklinggau yang mendapatkan bantuan PKH. Jumlah ini sama dengan sebelumnya, hanya saja ada beberapa hal yang berbeda yakni nominal dan medianya.

“Kalau sebelumnya PKH nominalnya berbeda-beda, disesuaikan dengan kebutuhan dan usia. Namun, saat ini semuanya sama yakni Rp 500 ribu pertriwulan. Jika dulu sistemnya melalui kantor pos, kali ini PKH menyerahkan non tunai dengan memberikan kartu atm dengan pihak Bank,” ujarnya. (rif)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Usai Sholat Idul Adha, Masyarakat Desa Tambangan Mura Gelar Tradisi Sedekah Rame

Musi Rawas, KoranSN Masyarakat Desa Tambangan, Kecamatan BTS Ulu Cecar, Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan …

error: Content is protected !!