Ribuan Masyarakat Zikir Akbar Pilkada Damai Bersama Ustadz Arifin Ilham di Mapolda Sumsel

Zikir Akbar Pilkada Damai Bersama Gubernur,Kapolda, Pangdam dan Ustadz Arifin Ilham di Mapolda Sumsel.

Palembang, KoranSN

Ribuan masyarakat bersama TNI, Polri, para Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumsel, calon walikota dan wakil walikota serta calon bupati dan wakil bupati Pilkada serentak 2018 di Sumsel, Jumat pagi (16/2/2018) mengikuti zikir akbar Pilkada Damai bersama Ustadz Arifin Ilham di halaman Mapolda Sumsel.

Lantunan zikir menggema mengumandang di Mapolda Sumsel. Semua peserta zikir akbar menunduk sembari membacakan zikir, bahkan semuanya mengangkatkan kedua tangan saat Ustadz Arifin Ilham memanjatkan doa.

“Ya Allah, damaikan Pilkada kami, berikanlah kami pemimpin yang amanah, NKRI bersatu bersama ya Allah,” kata Ustadz Arifin Ilham yang diiringi zikir dan dilanjutkan lantunan sholawat.

Tampak para calon kepala daerah yang hadir dalam zikir akbar tersebut diantaranya; dari calon Gubernur Sumsel  Aswari Rivai, Herman Deru sedangkan dari calon Wakil Gubernur Sumsel yakni;
Giri Ramanda.

Sedangkan calon kepala daerah Pilkada Kota Palembang yang hadir diantaranya;  Harnojoyo dan Fitrianti Agustinda, Mularis Djahri, Abdul Rozak. Selain itu juga tampak calon kepala daerah Empat Lawang, David Aljufri dan calon Walikota Parabumulih, Ridho Yahya.

Baca Juga :   Wamenag Ingatkan Protokol COVID-19 Shalat Idul Adha

Dalam tausiyahnya Ustadz Arifin Ilham mengajak semua para calon kepala daerah Pilkada serentak di Sumsel untuk menerima takdir apabila kalah dalam Pilkada. Sebab kemenangan sejati adalah menerima kekalahan.

“Jadi kemenangan sejati adalah menerima kekalahan. Siapa yang bisa menolak takdir Allah jika telah terjadi. Dari itu lapang dada jika kalah, dan apapun yang terjadi dekatkan diri kita kepada Allah,” ujarnya.

Masih dikatakannya, hidup di dunia hanya sementara, justru diakhirat nanti yang akan lama. Dari itulah semua kehidupan di dunia ini ujian, termasuk terpilih dan kalah dalam Pilkada.

“Mari berbuatlah kearifan dan jangan bersifat angkuh dan mari semua berjuang bersama-sama untuk negeri, untuk kampung kita semua. Kita adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dari tanah. Walaupun kita tidak bisa tahu kapan akan meninggal dunia, namun semuanya pasti akan meninggal dunia dan kembali ke tanah. Kita semua bersaudara, maka cintailah saudara-saudara kalian seperti mencintai diri sendiri, Allahu Akbar, indahnya agama Allah,”ungkapnya.

Baca Juga :   Dugaan Korupsi KONI Sumsel 2021, Sri Sulsatri: Pemberi Dana Hibah Bisa Dipidana!

Sementara itu, Kepolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, zikir bersama bertujuan untuk menyatukan hati dan membuka hati supaya Pikada serentak di Sumsel berjalan damai. Kemudian untuk semua calon kepala daerah diharapkan siap menang dan juga siap mengakui kemenangan yang lain.

“Insyallah kalau kita semua bertekad dengan hati bersih dan hati khusuk, tentu saja mendapatkan ridho Allah SWT. Sehingga dalam Pilkada serentak, akan terpilih para pemimpin-pemimpin yang berkualitas. Selain itu, zikir akbar ini dilakukan juga untuk menyejukkan suasana Pilkada yang saat ini sudah masuk dalam tahapan kampanye,” tandas Kapolda.

Diketahui dalam zikir akbar tersebut juga dilakukan penandatanganan Mou pelaksanaan Pilkada damai antara Kapolda Sumsel dan Ketua KPU Sumsel, yang langsung disaksikan oleh Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin. (ded)







Publisher : Ferdin Ferdin

Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Kejati Sumsel Ungkap Modus Dugaan Korupsi Batu Bara Rugikan Negara Rp 555 Miliar

Palembang, KoranSN Kejati Sumsel mengungkap modus operandi enam tersangka dugaan korupsi pengelolaan tambang, izin pertambangan …

error: Content is protected !!