Ribuan Warga Penerima Bansos di Empat Lawang Dicoret





Ditambahkan Kabid Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin, Fero Ananta, menyebutkan ada setidaknya 12 macam penyebab data menjadi invalid (tidal valid, red). Antara lain, data tidak padan dengan DTKS, ganda ID ART DTKS tidak terpilih, ganda ID keluarga DTKS tidak terpilih, ganda identik cek pusdatin tidak terpilih, ganda keluarga cek pusdatin tidak terpilih.

Kemudian, ganda NIK nama kelurahan Kecamatan DTKS, non aktif DTKS, non aktif Dukcapil, KKS non terdistribusi, NIK tidak valid DTKS, tidak transaksi flat dan terhapus cek di bank Himbara.

Baca Juga :   PT KAI Gelar Berobat Gratis dengan Rail Clinic

Untuk itu Dinsos Empat Lawang dengan bekerja sama dengan sejumlah pihak, akan mensosialisasikan perubahan data ini ke masyarakat, agar masyarakat yang sebelumnya merupakan KPM program sosial Pemerintah tidak salah mengerti dengan soal hilangnya data mereka.

“Jadi, bukan Kades, Pemkab atau pihak manapun di Kabupaten yang hapus, ini murni karena dampak akurasi data di Kementerian. Kedepan, bakal ada survei lagi, kalau memang yang bersangkutan layak menerima bansos, tetap akan dimasukan kembali saat updating data yang dilakukan per 6 bulan sekali,” pungkasnya. (foy)

Baca Juga :   Pupuk Silaturrahmi dan Komunikasi dengan Coffe Morning

Publisher : Anton Wijaya

Lihat Juga

Wali Kota Lubuklinggau : Jaga Nama Baik Lubuklinggau Di Peparprov III Sumsel

Lubuklinggau, KoranSN Walikota Lubuklinggau, H. SN Prana Putra Sohe berpesan kepada seluruh atlet dan official …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.